Samarinda, Gontornews — Selain menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia, para TNI yang bertugas di Samarinda, Kalimantan Timur juga mengajar ngaji anak-anak yang tinggal di wilayah tersebut.
Salah satu pengajar Al Quran, Prajurit Yonif Raider 600/Modang, Sersan Satu Haris mengatakan, untuk mengisi waktu senggang dari kesibukannya menjaga perbatasan, ia berinisiatif untuk memberikan pembekalan agama kepada anak-anak di wilayah itu.
“Khususnya di Desa Sei Menggaris, karena memang guru ngaji di wilayah seperti ini sangatlah jarang,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar anak-anak di wilayah perbatasan tempatnya bertugas yang juga anak didiknya masih dalam tahap awal pembelajaran Al Quran.
Ia sendiri mengaku, kegiatan mengajar mengaji dilakukannya pada sore hari, sepulangnya anak-anak didiknya itu dari sekolah.
Selain itu, Haris juga mengatakan bahwa banyak rekan sejawatnya di Yonif Raider 600/Modang yang juga mengajar di sekolah sebagai guru bantu.
Sementara itu, Dansatgas Yonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Ronald Wahyudi menceritakan cikal bakal pengajian di wilayah perbatasan itu. Berawal dari semangat anak-anak khususnya yang berusia di bawah 10 tahun untuk memperdalam ilmu agama, salah satunya dengan mengaji.
“Dan dengan keterbatasan dana dan biaya yang ada, kami berinisiatif untuk membuat bangunan pondok sederhana berukuran 2,5 meter x 4 meter di depan pos jaga,” ungkap Wahyudin.
Pondok sederhana itu, lanjutnya akan difungsikan sebagai tempat belajar mengaji bagi anak-anak di wilayah perbatasan.
Ia menceritakan juga, jika pada awal dibukanya pengajian di pos penjagaan, hanya ada sekitar lima orang anak yang mau belajar mengaji. Namun berjalannya waktu, anak-anak yang minat untuk belajar semakin bertambah, sehingga saat ini sudah ada 20 orang anak.
Menurut Wahyudin, inisiatif yang dibangun oleh personil di satuannya itu mendapatkan sambutan baik dari warga sekitar khususnya orang tua dari anak-anak yang mereka ajarkan.
“Bahkan mereka bersedia untuk memberikan bantuan baik tenaga maupun bahan untuk memperluas tempat mengajar mengaji,” akunya.
Selanjutnya, program mengajar mengaji ini akan dijadikan program tetap dan disosialisasikan ke seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Raider 600/Modang supaya dapat lebih dekat dengan masyarakat sekitar. [Devi Lusianawati]






















