Yangon, Gontornews — Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Rex Tillerson tiba di Myanmar pada hari Rabu (15/11).
Di Amerika Serikat telah berkembang permintaan kepada Washington untuk menerapkan sanksi ekonomi kepada Myanmar dan larangan bepergian terhadap militer dan entitas yang berada di bawah kendali atas krisis Rohingya.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa (14/11), dia mendukung pengungsi Muslim Rohingya untuk kembali ke Myanmar dengan “aman dan sukarela”.
“Amerika Serikat mendukung upaya untuk mengakhiri kekerasan, untuk memastikan pertanggungjawaban atas kekejaman yang dilakukan,” demikian pernyataan dari Gedung Putih yang mengutip pernyataan Presiden Donald Trump.
“Kami menyambut baik komitmen pemerintah Myanmar dan kami siap mendukung pelaksanaan rekomendasi Rahkine,” ujarnya seperti dikutip Aljazeera. [Rusdiono Mukri]





















