Ankara, Gontornews — Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu, mengatakan jika Turki tidak mendapatkan jet tempur F-35 sebagai akibat dari sanksi yang dikenakan atas pembelian sistem pertahanan anti-rudal S-400 buatan Rusia, Turki akan mencari jet tempur dari negara lain.
“Turki akan memenuhi kebutuhannya dari sumber lain sampai berproduksi dengan sendirinya seperti kami telah mencari opsi lain dalam kasus S-400,” kata menteri itu dalam wawancara dengan penyiar TGRT, Senin (22/7).
“Katakanlah kita sedang membicarakan skenario terburuk, sebuah pemerintahan yang mengatakan ‘Turki membeli S-400 karena kita tidak menjual Patriot’ tidak akan mengatakan apa-apa jika Turki beralih ke alternatif lain,” katanya, seraya menambahkan bahwa Turki membutuhkan jet tempur generasi baru.
“Turki, tentu saja, ingin memenuhi kebutuhannya dari mitranya, tetapi jika tidak bisa, Turki memiliki hak untuk mencari opsi lain,” paparnya dikutip hurriyetdailynews.com.
“Pertama dan terpenting, Turki akan mengambil langkah-langkah yang harus diambil sebagai negara yang bebas dan merdeka.”
Turki akan membalas setiap ancaman akibat dari sanksi yang diberlakukan pemerintah AS atas pembelian rudal S-400 oleh Turki, kata menteri luar negeri itu.
Ia menambahkan, Presiden Donald Trump ingin menghindari tindakan seperti itu.
“Jika AS mengembangkan sikap bermusuhan terhadap kami, kami akan mengambil tindakan balasan, seperti yang kami katakan kepada mereka. Ini bukan ancaman atau gertakan,” tandasnya. [RM]























