Tallinn, Gontornews — Turki membutuhkan pesawat tempur. Jika tidak mendapatkan jet tempur F-35 dari Amerika Serikat, negara itu akan mencari alternatif pesawat tempur lain.
Saat ini, AS sedang mempermasalahkan Turki karena negeri itu telah membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.
Tetapi Turki masih menjadi bagian dari program 9 mitra F-35 ini, kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu, pada 28 Agustus di Tallinn, Estonia.
Turki memproduksi beberapa bagian dari jet tempur F-35 dan juga merupakan mitra dari program F-35. “Turki ingin membeli F-35,” katanya dikutip hurriyetdailynews.com.
Terkait hubungan antara Turki dan Rusia, ia mengatakan kehadiran Rusia merupakan kenyataan. “Turki memiliki hubungan ekonomi yang baik dengan Rusia.”
Selain itu, dia mengatakan jika ditemukan kesulitan di Suriah karena agresi rezim Assad, Turki dan Rusia berusaha untuk mengatasinya melalui proses Astana dan Sochi.
Turki dan Rusia akan mengadakan pembicaraan tentang jet tempur Su-57.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyuarakan harapan pada 29 Agustus bahwa Turki akan meninggalkan sistem anti-udara S-400. Dia mengatakan, Turki dapat kembali ke program F-35 jika melakukannya. [RM]





















