Tokyo, Gontornews — Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, Rabu (10/2/2021), mengatakan negaranya akan memulai vaksinasi Covid-19 mulai pertengahan Februari mendatang. Reuters melaporkan. Suga menyebut vaksinasi merupakan kunci untuk mengatasi pandemi Covid-19.
Berbicara kepada Komite Majelis Rendah Jepang, Suga menyadari bahwa Jepang telah tertinggal oleh negara-negara Barat dalam hal memberikan otoritasi vaksin. Ia berdalih jumlah infeksi Covid-19 di Jepang yang lebih rendah ketimbang negara Barat membuat pemerintah memiliki banyak waktu untuk mengeluarkan hasil uji klinis.
Dalam beberapa keadaan, Japang menduga ada beberapa vaksin yang bekerja secara berbeda untuk ras yang berbeda. Karenanya, Jepang memperketat uji klinis terhadap warganya. Pengganti Shinzo Abe tersebut juga memastikan bahwa proses otoritasi yang mereka jalani itu demi memastikan vaksin dapat berguna secara efektif dan aman.
Sementara itu, Menteri yang bertanggung jawab untuk urusan vaksinasi, Kono Taro, mengatakan pemerintah telah mengamankan dosis yang dibutuhkan untuk program vaksinasi tahap awal. Terutama, kelompok prioritas yang akan menjalani vaksin pada pertengahan Februari.
Kono, lansir NHK, menyebut pemerintah menargetkan penyuntikan dosis bagi warga lanjut usia mulai April dengan menggunakan vaksin buatan Pfizer. Nantinya, sambung Kono, setiap warga akan menerima setidaknya dua dosis vaksin Covid-19.
Ia juga mengatakan bahwa sejumlah tes juga sedang dilakukan untuk melihat apakah vaksin bekerja terhadap varian baru virus korona. Sejauh ini, hasil survei yang mereka rilis menunjukkan bahwa vaksin bekerja secara efektif terhadap varian baru virus korona. [Mohamad Deny Irawan]





















