Riyadh, Gontornews — Wanita Arab Saudi akan dapat mengendarai truk dan sepeda motor, kata sejumlah pejabat tiga bulan setelah kerajaan itu mengumumkan keputusan bersejarah untuk mengakhiri larangan perempuan mengemudi.
Pada bulan September, Raja Salman mengeluarkan sebuah dekrit yang menyebutkan perempuan akan dapat mengemudikan kendaraan mulai bulan Juni mendatang. Ini merupakan bagian dari reformasi yang ambisius di Kerajaan itu.
Direktorat Jenderal Lalu Lintas Saudi memberikan rincian peraturan baru yang akan mengikuti pencabutan larangan tersebut di Kantor Pers Saudi, Jumat (15/12).
“Kami akan memberi wewenang kepada perempuan untuk mengendarai sepeda motor dan juga truk,” katanya seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
Ia menambahkan, keputusan kerajaan tersebut menetapkan bahwa undang-undang mengemudi akan “sama” untuk pria dan wanita. Tidak akan ada nomor plat khusus untuk mobil wanita, katanya.
Tapi wanita yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas atau yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan ditangani di pusat khusus yang akan didirikan dan dikelola oleh perempuan.
Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang memberlakukan larangan mengemudi bagi perempuan.
Keputusan bersejarah mengizinkan perempuan mengemudi mulai bulan Juni tahun depan itu telah disambut gembira oleh masyarakat, baik di dalam maupun di luar Saudi.
Selama ini Arab Saudi menerapkan sejumlah pembatasan terhadap wanita paling ketat di dunia. [Rusdiono Mukri]





















