Jakarta, Gontornews — Sebuah inovasi unik lahir dari Dusun Gadingsari, Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, tepatnya di Pondok Modern Gontor 5 Darul Qiyam Magelang. Sebuah tempat yang dulunya kandang sapi dan kambing, kini disulap menjadi kedai kopi bernama X-Barn Coffee, salah satu pengelolanya Muhammad Rafli Avicenna.
Rafli saat ditemui di stand expo Jambore Pramuka Muslim Dunia di Buperta Cibubur Jakarta menceritakan, ide membuka usaha kopi muncul setelah kandang hewan kurban di kawasan Pesantren Darul Qiyam kosong pasca-Idul Adha 2024.
“Dulu hanya kandang sapi dan kambing. Setelah kurban selesai, kosong. Dari situ muncul ide untuk dimanfaatkan menjadi usaha kopi dengan nama X-Barn, karena memang lokasinya bekas ladang atau kandang,” jelas Rafli, Jumat (12/9/2025).
Belajar dari Nol Didukung Alumni
Menurut Rafli, perjalanan membangun X-Barn Coffee tidaklah mudah. Ia dan tim harus belajar secara otodidak melalui Google, melihat video Youtube bahkan mendapat bimbingan langsung dari jejaring alumni Gontor mengenai cara maintenance mesin, teknik roasting, hingga memilih biji kopi yang tepat.
Kini, X-Barn Coffee mampu menyajikan beragam menu pilihan yang mampu memanjakan lidah, mulai dari racikan kopi khas, manual brew, hingga minuman nonkopi yang ramah bagi semua kalangan.
Bagian paling spesial yang ada di stand expo yaitu X-Barn Signature: Kopi Susu Gula Aren seharga Rp30 ribu, yang menjadi kebanggaan sekaligus best seller. Dari sana, pengunjung bisa menelusuri pilihan lain di kategori Espresso Based, seperti Americano, Cappuccino, Coffee Latte, hingga tambahan One Shot dan Double Shot untuk yang ingin lebih berani dengan kafein.
“Best seller kita tetap Kopi Susu Gula Aren. Banyak pelanggan bilang rasanya beda karena menggunakan biji arabika asli Magelang. Itu yang jadi ciri khas kami,” kata Rafli.
Bagi penikmat kopi dengan sentuhan rasa kekinian, tersedia Kopi Susu Series. Variannya beragam—Hazelnut, Vanilla, Salted Caramel, Butterscotch, Cream Brulee, Pandan, Dolce, hingga Avocado Coffee—semuanya dibanderol Rp28 ribu. Deretan menu ini menunjukkan bahwa X-Barn Coffee tidak hanya menjual kopi, tapi juga pengalaman rasa yang variatif.
Tak ketinggalan, ada juga sajian Manual Brew bagi pecinta kopi otentik. Dari Vietnam Drip, Kopi Tubruk, Kopi Susu Tubruk, hingga V60 dan Japanese, semua bisa dinikmati dengan harga ramah di kantong.
Bagi mereka yang ingin sesuatu yang lebih segar, kategori Mocktail menghadirkan Coconut Coffee dan Japanese Honey Mints. Sementara untuk pengunjung yang tidak minum kopi, X-Barn menyediakan opsi Non Coffee seperti Milkshake Strawberry, Vanilla, Banana, serta minuman hangat seperti Matcha, Coklat, Choco Matcha, hingga teh sederhana dengan harga hanya Rp10 ribu.
Omzet 5 Juta Sehari
Meski baru dirintis di Magelang, respons masyarakat cukup positif. Saat hadir di expo Jambore, omzet X-Barn bisa mencapai Rp5 juta per hari. Sementara di kedai Magelang, pendapatan rata-rata harian sekitar Rp1 juta.
“Di Magelang tim kami ada 4 orang, sedangkan kalau ikut expo besar seperti Jambore Pramuka Muslim Dunia di Buperta Cibubur ini, kami dibantu 9 volunteer,” ungkap Rafli.
Tidak berhenti hanya berjualan kopi, Rafli dan tim X-Barn juga memiliki obsesi jangka panjang, yakni mengadakan workshop kopi untuk para santri. Dengan begitu, budaya ngopi bisa sekaligus menjadi sarana edukasi kewirausahaan.
“Kami ingin X-Barn bukan hanya tempat minum kopi, tapi juga pusat pembelajaran. Santri bisa tahu cara meracik, roasting, hingga mengelola bisnis kopi,” jelasnya.
Kopi dan Semangat Hidup
Rafli yang kelahiran Kartosuro ini merupakan alumni Pondok Darussalam Gontor tahun 2024, saat ini sedang menjalani pengabdian di Magelang dan kuliah di UNIDA (Universitas Darussalam) Magelang, jurusan Hukum Ekonomi Islam. Latar belakang pendidikannya semakin memperkuat semangat untuk mengelola bisnis dengan nilai keberkahan dan kebermanfaatan.
Dengan tagline “In every sip of coffee, there is a spirit to move forward in life”, X-Barn Coffee menegaskan bawah ‘Setiap tegukan kopi bukan sekadar minuman, tapi sumber energi yang membangkitkan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari’.
Kini, X-Barn Coffee semakin dikenal di kalangan pecinta kopi Magelang dengan menu andalannya: Kopi Susu Gula Aren. Dari sebuah kandang sederhana, lahirlah sebuah kedai kopi yang membawa semangat baru bagi anak muda dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Wakil Pengasuh Gontor 5 Magelang, Dr. Ustadz Imam Haryadi, menyampaikan harapannya agar keberadaan X-Barn Coffee tidak hanya menjadi tempat ngopi semata, tetapi juga sarana edukasi bagi guru dan santri.
“Fasilitas kafe di pondok kami ini diharapkan mampu memberikan edukasi kepada para guru untuk bisa belajar meracik kopi terbaik,” tuturnya. 
Menurutnya, keberadaan kafe ini juga berpotensi memberikan pemasukan tambahan bagi operasional pondok secara tidak langsung. Dengan begitu, manfaat X-Barn tidak hanya dirasakan oleh pengunjung, tetapi juga oleh lingkungan pesantren.
Ustadz Imam menambahkan, suasana yang tercipta dari secangkir kopi juga bisa membantu mengurai persoalan sehari-hari. “Kami berharap kafe X-Barn juga bisa menjadi tempat melepas penat dan mengurai sejumlah permasalahan guru maupun santri. Karena biasanya, setelah ngopi itu pikiran jadi lebih fresh,” ujarnya dengan senyum. [Fathurroji/M Deny Irawan]






















