pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 20 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Lembaga

Pondok Pesantren Darussalam Garut: 32 Tahun Konsisten Mendidik Umat

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 January 2019
in Lembaga
0
Pondok Pesantren Darussalam Garut: 32 Tahun Konsisten Mendidik Umat

foto: darussalamgarut.blogspot.com

Usia 32 tahun merupakan usia dewasa. Karenanya, Pondok Pesantren Darussalam Garut akan terus konsisten dalam mendidik anak bangsa serta mencetak generasi penerus kejayaan Islam dan bangsa Indonesia.

Ketika berita ini diturunkan, Pondok Pesantren Darussalam Garut (PPDG) tengah mempersiapkan segala kebutuhan peringatan 4 windu usia PPDG. Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, dan Direktur Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor Ustadz Masyhudi Shobari memastikan kehadirannya di pesantren yang terletak di Kampung Sindangsari, Kersamanah, Garut, itu.

Walau demikian, cikal bakal pendirian PPDG bukanlah seumur 4 windu melainkan telah berdiri sejak tahun 1915 atau 103 tahun yang lalu saat almarhum H Ahmad mendirikan pesantren yang kemudian dikelola oleh putranya, KH Ishaq Asy’ari.

Meski dalam suasana penjajahan, KH Ishaq Asy’ari tetap semangat untuk meneruskan wasiat ayahnya tersebut. Banyak santri datang dari berbagai daerah untuk menuntut ilmu.  Namun, pada tahun 1954, karena alasan keamanan, PPDG lama vakum dan KH Ishaq mengungsi ke Bandung hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Bandung pada tahun 1958.

BACA JUGA

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Akan tetapi, semangat untuk terus mendidik umat tidak padam. Putra sulung KH Ishaq Asy’ari, KH Abdul Mu’thy bertekad untuk membangun kembali pesantren yang sempat jaya di masa kepemimpinan ayahnya tersebut. Qadarullah, pertemuan KH Abdul Mu’thy dengan salah satu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Zainuddin Fannani, di Jakarrta makin membulatkan tekadnya untuk membina dan membangun pesantren seperti halnya pesantren Gontor.

Pada tahun 1969, KH Abdul Mu’thy mulai mencanangkan kembali PPDG lama dengan mendirikan madrasah diniyah serta mengirimkan putranya untuk mondok di Pondok Modern Darussalam Gontor sambil ‘belajar’ sistem dan nilai-nilai kepondokmodernan di Gontor. Sembari menunggu proses kaderisasi tahap awal itu,  KH Abdul Mu’thy menunjuk putra sulungnya H Abdul Majid sebagai kepala madrasah diniyah.

Sejak tahun 1972, nama Darussalam digunakan sebagai nama resmi Pondok Pesantren Darussalam Garut. Adalah putra KH Abdul Mu’thy, KH Ahmad Ghozali Mu’thie yang sowan menghadap Pimpinan PMDG kala itu, KH Imam Zarkasyi. Pak Zar, sapaan akrab KH Imam Zarkasyi, mengijazahkan penggunaan nama Darussalam sebagai nama resmi Pondok.

“Dinamai Darussalam atas restu KH Imam Zarkasyi pada tahun 1972. Ketika itu, para pendiri menghadap Pak Zar atas perintah orangtua KH Abdul Mu’thie untuk menamai pondok sama dengan Gontor dengan harapan berkembang dan maju seperti PMDG,” ungkap salah satu putra pendiri yang saat ini menjadi Pimpinan Pondok PPDG KH Asep Sholahuddin Mu’thie kepada Majalah Gontor.

Sejak saat itu, secara beruntun, KH Asep Sholahuddin Mu’thie kembali dari Gontor pada tahun 1978 dan pada pada tahun 1986, KH Cecep Ishaq Asy’ari Mu’thie kembali ke PPDG sepulangnya dari Gontor. Kurikulum Gontor pun mulai diterapkan di PPDG berikut dengan sistem dan nilai-nilai kedisiplinan.

Tepat tanggal 9 Desember 1986, mereka bertiga mendirikan Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah sebagai sistem  pendidikan di PPDG. Pada tahun 1995, tepatnya pada 20 Mei 1995 PPDG Putri resmi didirikan untuk mengakomodasi permintaan masyarakat luas. Kala itu, Bupati Garut, H Thoharuddin Gani mendapatkan kesempatan untuk meresmikan PPDG kampus putri yang terletak tidak jauh dari PPDG kampus putra.

Selain H Thoharuddin Gani ada sejumlah tokoh yang berperan penting dalam perkembangan PPDG hingga saat ini seperti KH Abdul Majid sebagai Ketua Yayasan dan mediator antara pondok dan tokoh masyarakat serta pemerintah. Ada pula KH Abdullah Said Baharmus yang membantu penyediaan sarana dan prasarana pondok sekaligus mediator antara pondok dengan donatur dalam maupun luar negeri.

Selain itu, ada pula peran KH Saiful Azhar, pimpinan Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung, yang berperan membantu pengembangan pondok serta memelopori pemberian wakaf tanah pondok. Selanjutnya ada pula H Soekiman sebagai penyedia tanah wakaf untuk pondok dan sarananya.

Sistem Mu’allimin

Pada tahun 2018, seluruh santri PPDG berjumlah 2.571 santri dan 315 guru. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Namun, menurut penuturan staf Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI), Ervan Shofari Sholahuddin, ada beberapa santri yang berasal dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan Selandia Baru.

Selain itu, para guru juga berlatar pendidikan beragam seperti TMI PPDG, KMI PMDG, UNIDA Gontor, serta perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri. Tidak hanya itu, ada pula pengajar tahfidz dan bahasa Arab yang berasal dari Yaman sebagai bentuk bantuan dari Jam’iyyah Khairiyyah Indonesia, Kuwait.

Meski menginduk sistem, nilai dan kurikulum Gontor, PPDG tidak menamakan program kurikulumnya dengan Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) melainkan menamakan sistem pendidikannya dengan Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI) bukan karena membangkang atau bertentantang dengan sistem dan kurikulum Gontor tetapi pemilihan TMI sebagai bentuk ta’zīman dan pembeda antara pondok alumni Gontor dengan Gontor.

“Tidak ada yang berbeda antara TMI dan KMI. Keduanya hanya berbeda pada istilah saja,” jelas Kiai Asep Sholahuddin Mu’thie.

“Kulliyyah berarti persemaian dan tarbiyah berarti pendidikan. Maka pemahaman istilah yang kami gunakan saat ini yaitu TMI didasarkan pada tazīm dan pembeda antara pondok alumni dengan Gontor sebagai pondok induk,” tambahnya.

Di antara kekhasan PPDG dibanding pesantren yang lain adalah penambahan kurikulum pendidikan TMI dan program tahfidzul Qur’an bersanad. Khusus program tahfidz, PPDG mengundang hafidz/hafidzah asal Yaman untuk mengisi Dauroh Tahfidzul Qur’an selama 2 bulan.

Selain TMI, PPDG juga memiliki jenjang pendidikan lain seperti Pendidikan Anak Usia Dini/Raudhatul Athfal Darussalam, MDT Al-Wadul Muqoddas, SD Terpadu Darul Muqoddas, Pesantren Yatim Piatu Darul Aitam.

Selain visi dan misi (lihat Boks), PPDG memiliki empat orientasi pendidikan yakni kemasyarakatan, hidup sederhana, tidak berpartai (perekat umat dan berdiri di atas dan untuk semua golongan) dan ibadah Tholabul Ilmi.

Memasuki usianya yang ke-32, PPDG berharap bisa terus berkontribusi untuk mendidik santri dan masyarakat agar menjadi lembaga pendidikan pencetak kepribadian Muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia bermanfaat bagi masyarakat atau berhikmat kepada masyarakat, bebas dan teguh dalam kepribadian, menyebarkan agama atau menegakkan Islam dan kejayaan umat Islam di tengah-tengah masyarakat dan mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan kepribadian Indonesia.

“Idealnya pengembangan kepribadian yang ingin dituju ialah kepribadian muhsin, bukan sekedar Muslim,” paparnya.

Tidak hanya itu, PPDG juga berpesan kepada dunia pendidikan Islam agar menjadi benteng terakhir umat dan bangsa serta konsisten mencetak generasi penerus kejayaan Islam dan bangsa.

“Tetap Istiqamah dalam mencetak generasi penerus kejayaan Islam dan bangsa tanpa terpengaruh oleh serangan-serangan budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam dan budaya Indonesia,” pungkas Kiai Asep Sholahuddin. n Mohamad Deny Irawan

Boks

Visi Misi Pondok Pesantren Darussalam Garut

Pondok Pesantren Darussalam mempunyai visi sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang mencetak kader-kader pemimpin umat, menjadi tempat ibadah, serta menjadi sumber ilmu pendidikan Islam, bahasa Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan umum dengan tetap berjiwa pesantren.

Sedangkan misinya yaitu:

  1. Mempersiapkan generasi yang unggul dan berkualitas menuju terbentuknya khairu ummah.
  2. Mendidik dan mengembangkan generasi Mukmin-Muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berfikiran bebas, serta berkhidmat kepada masyarakat.
  3. Mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek.
  4. Mempersiapkan warga negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Tags: DarussalamGontorKH Hasan Abdullah SahalUmat
Share658Tweet411Send
Previous Post

Pertaruhan Bangsa di Pemilu Serentak 2019

Next Post

Sudan: Demonstrasi di Omdurman Tewaskan 3 Orang

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result