Aceh Besar, Gontornews β Sebanyak 14 lulusan Pondok Pesantren Tgk Chiek Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, berhasil lolos dalam dalam ujian seleksi masuk ke Perguruan Tinggi Internasional Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Dalam kesempatan di acara yudisium santri akhir tahun 2026 di Aula STB, Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, Kepala Madrasah Aliyah Tgk Chiek Oemar Diyan, Ustadz Jawahir SPd.I menyampaikan bahwa 14 santrinya dinyatakan lulus Ujian Tahdid Mustawa sebagai syarat melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
βPada capaian tersebut, Nurul Rizkiya mencatat prestasi tertinggi dengan nilai akhir 90,β jelasnya dikutip oemardiyan.com.
Ustadz Jawahir juga menjelaskan bahwa selain 14 santri Tgk Chiek Oemar Diyan telah berhasil lolos ke Universitas Al Azhar Kairo, 61 santri lainnya juga telah Lolos SPAN-PTKIN dan barhasil untuk melanjutkan ke universitas bonafide yang ada di dalam negeri di antaranya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, dengan mayoritas masuk ke UIN Ar-Raniry Banda Aceh serta sejumlah kampus lain seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA).
βKelulusan 61 santri melalui jalur tanpa tes ini menunjukkan bahwa kualitas akademik dan pembinaan karakter di pesantren mampu bersaing di tingkat nasional,β ujarnya.
Ia juga menjelaskan Program Studi yang berhasil ditembus pun beragam, mulai dari Pendidikan Bahasa Inggris, Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah hingga Hukum Ekonomi Syariah.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Rektor IAIN Takengon Prof Dr Ridwan Nurdin MCL yang juga hadir menyampaikan tausiyah yang menekankan tiga aspek utama bagi alumni.
Ia menegaskan bahwa pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat, membangun jejaring pertemanan sebagai modal masa depan, serta mempertahankan akhlakul karimah dalam setiap aktivitas.
βKegagalan kerap bukan disebabkan kurangnya kemampuan, melainkan lemahnya sikap dan karakter,β katanya.
Ahad (19/4/2026) lalu, Pesantren Tgk Chiek Oemar Diyan menggelar yudisium bagi 147 santri akhir tahun 2026 di Aula STB, Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar.
Yudisium tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Ilmiza Saaduddin Jamal MBA bersama pimpinan dayah Teungku H Fakhruddin Lahmuddin MPd sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan santri sekaligus pelepasan menuju jenjang berikutnya.
Yudisium tersebut tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga refleksi atas kualitas pendidikan pesantren yang menunjukkan tren peningkatan, baik dari sisi nilai akademik maupun daya saing lulusan di tingkat nasional dan internasional. [Devilusiana]





















