Hakkari, Gontornews — Sepuluh tentara dan delapan warga sipil tewas, Ahad (9/10), ketika militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang melancarkan serangan bom mobil yang menargetkan sebuah pos militer di Provinsi Hakkari, Turki bagian timur. Demikian kata Perdana Menteri Turki Binali Yildirim.
Yildirim mengatakan, 18 tewas termasuk delapan warga sipil, setelah militan PKK meledakkan mobil bermuatan bom di sebuah pos pemeriksaan gendarmerie di distrik Semdinli, Hakkari, di pagi hari saat kendaraan dan identitasnya diperiksa.
Dia mengatakan, lima ton bahan peledak digunakan dalam serangan itu.
Menurut Angkatan Bersenjata Turki (TSK), total 387 militan PKK tewas diHakkari sejak 4 Agustus lalu.
Sebuah operasi udara besar-besaran sedang dilakukan di wilayah tersebut, militer menambahkan.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus mengatakan,Turki tidak akan menyerah kepada organisasi teror, dan bersumpah akan membalas semua serangan teroris. “Mereka harus membayar mahal,” tandasnya seperti dikutip hurriyetdailynews.com. [Rusdiono Mukri]



















