pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 6 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Lingkungan

2050, Bumi Menggurun

Oleh Dedi Junaedi, Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
22 February 2018
in Lingkungan
0
2050, Bumi Menggurun

Foto:netralnews.com

BACA JUGA

Kemendagri: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pentingnya Pengelolaan Limbah untuk Kelestarian Lingkungan

WMO: Perubahan Iklim β€˜Sah’ Ancam Kehidupan Manusia

Copernicus Catatkan Rekor Suhu Permukaan Laut Global

Suhu Esktrem di Irak Tembus 51 Derajat Celcius

Jika pemanasan global terus berlanjut dan gagal diredam, malapetaka besar terbentang. Sebuah kajian memprakirakan, lebih 25% wilayah bumi akan menjadi gurun sahara pada 2050.
Awal 2018, jurnal Nature Climate Change mempublikasi hasil studi tim dari China’s Southern University of Science and Technology (CHUST). Jika pemanasan global terus berlangsung dan upaya peredaman emisi gas rumah kaca melalui Paris Agenda tidak ditaati oleh negara-negara anggota PBB, maka diperkirakan lebih dari 25 persen bumi akan mengalami kekeringan dan penggurunan yang serius akan terjadi pada tahun 2050.
Pemanasan Global
Studi ilmiah yang dipublikasikan Selasa (2/1/2018) memprakirakan, suhu tahunan rata-rata bumi akan meningkat 2 derajat Celcius (3,6 derajat Fahrenheit). Dalam 32 tahun ke depan, wilayah di dunia akan mengalami aridifikasi (pengeringan) dan desertifikasi (gurunisasi) akan meningkat.
“Penelitian kami memprediksi bahwa aridifikasi akan muncul pada sekitar 20 sampai 30 persen permukaan tanah dunia pada saat perubahan suhu rata-rata global mencapai 2 derajat Celsius,” kata Manoj Joshi, peneliti utama CHUST. Dia menambahkan, dua pertiga dari daerah yang terkena dampak aridifikasi dapat terhindar dari proses gurunisasi jika pemanasan global dapat ditekan hingga maksimal 1,5 derajat Celsius [2,7 derajat Fahrenheit].
Su-Jong Jeong, peserta studi doctoral ilmu lingkungan dari CHUST, percaya bahwa pencegahan dampak aridifikasi terletak pada pengurangan emisi gas rumah kaca. Menurutnya, pasca revolusi industri, dunia telah menghangat 1 derajat Celcius [1,8 derajat Fahrenheit]. Proses industrialisasi yang semakin masif di banyak negara memungkinkan adanya potensi peningkatan suhu global hingga mencapai titik kritis.
Semua pihak, semua negara di dunia, terlebih negara contributor utama emisi GRK seperti Amerika, China dan Eropa, harus bekerja sama mencari solusi. β€˜β€™Kita semua harus mengurangi emisi gas rumah kaca ke atmosfer untuk menjaga pemanasan global agar tetap di bawah 1,5 – 2,0 derajat Celsius. Jika tidak, kemungkinan terjadinya aridifikasi yang signifikan tinggal menunggu waktu pasti terjadi di banyak bagian dunia.”
Paris Agenda
Sebenarnya, KTT Perubahan Iklim tahun 2015 telah menyepakati Paris Agenda. Hampir semua negara anggota PBB (195 negara) telah sepakat menandatanganinya. Tetapi, Pemerintah AS di bawah kendali Donald Trump kemudian menarik diri dan mengingkari kesepakatan dengan dalih melindungi kepetingan industri nasonalnya,
Pada bulan Juni 2017, Presiden Donald Trump mengumumkan rencananya untuk menarik diri dari keterlibatan AS dalam Paris Agenda. Fakta kesepakatan lingkungan yang tekah ditandatangani Pemerintahan Obama, dinilai Trump akan “melemahkan ekonomi kita” dan menempatkan Amerika Serikat “pada kerugian permanen”. Dia juga menyangsikan kebenaran ilmiah yang melandasi lahirnya kesepatan negara-negara untuk menurunkan emisi gas rumah kaca tersebut.
Trump sering mengungkapkan ketidakpercayaannya pada logika dan simulasi perubahan iklim global. Beberapa kali di mempertanyakan konsensus ilmiah yang luar biasa tentang bahaya pemanasan global bagi planet dan kemanusiaan.
Pada Desember 2017, presiden eksentrik itu telah menghapus perubahan iklim dari daftar ancaman keamanan nasional AS. Beberapa hari kemudian, menjelang tahun baru, dia men-tweet, “Di Timur, ini bisa menjadi malam tahun baru terdingin di dunia. Mungkin kita bisa menggunakan sedikit Pemanasan Global untuk menghangatkan negara kita. Sementara negara-negara lain perlu membayar trilyunan dolar untuk melindunginya dri cekaman panas pemanasan global. Nikmatilah! ”
Menurut perhitungan para ahli studi perubahan iklim, daerah yang paling banyak terpengaruh oleh kenaikan suhu rata-rata global adalah kawasan di Amerika Tengah, Asia Tenggara, Eropa Selatan, Afrika Selatan dan Australia Selatan.
Model Iklim IPCC
Selama selama seratus tahun terakhir, menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), suhu rata-rata global bumi meningkat 0.74 Β± 0.18 Β°C (1.33 Β± 0.32 Β°F). Sebagian besar peningkatan suhu mulai pertengahan abad ke-20. Penyebanya adalah meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, melalui industri, produksi dan manufaktur.
Kesimpulan dasar telah disepakati oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan IPCC tersebut.
Model iklim IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 Β°C (2.0 hingga 11.5 Β°F) antara tahun 1990 dan 2100. Perbedaan perkiraan disebabkan oleh perbedaan skenario emisi GRK dan model sensitivitas iklim.
Pemanasan global akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi (curah hujan). Pemanasan global juga berdampak pada hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.
Gurun dan Padang Pasir
Dalam istilah geografi, gurun, padang gurun atau padang pasir adalah suatu daerah yang menerima sedikit curah hujan, kurang dari 250 mm per tahun. Gurun memiliki kemampuan kecil untuk mendukung kehidupan. Bentang gurun memiliki beberapa ciri umum. Gurun sebagian besar terdiri dari permukaan batu karang dan bukit pasir.
Gurun kadang memiliki kandungan cadangan mineral berharga yang terbentuk akibat lingkungan kering atau terpapar oleh erosi. Keringnya wilayah gurun menjadikannya tempat yang ideal untuk pengawetan benda-benda peninggalan sejarah serta fosil. Air tanah di gurun cenderung asin karena larutan garam dalam tanah cenderung sulit berpindah melalui pencucian oleh air maupun drainase
Persebaran bioma gurun banyak terdapat di wilayah benua Afrika Utara (Sahara) , Amerika Utara (Great Basin), Austalia (Gibson), Asia (Takla Makan), dan Indonesia (Parangtritis). Awasan gurun umumnya memiliki lingkungan biotik yang khas. Dunia flora biasanya berupa tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan lingkungan yang kering (xerofit) seperti kaktus, pohon korma, dan zaitun. Sedang faunanya berupa hewan besar yang mampu menyimpa air seperti unta, sedangkan hewan kecil hanya aktif pada pagi dan malam hari, di mana pada siang harinya bersembunyi di lubang-lubang seperti ular, tikus, kadal, dan serangga.
Tanaman dan hewan yang tinggal di padang pasir membutuhkan adaptasi khusus untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras. Tanaman cenderung keras dan kurus dengan daun kecil atau tidak ada, kutikula tahan air dan seringkali duri untuk menghalangi herbivora. Beberapa tanaman tahunan berkecambah, mekar dan mati dalam perjalanan beberapa minggu setelah curah hujan sementara tanaman berumur panjang lainnya bertahan selama bertahun-tahun dan memiliki sistem akar yang dalam yang mampu menyerap kelembaban bawah tanah.
Hewan perlu tetap tenang dan menemukan cukup makanan dan air untuk bertahan hidup. Banyak yang nokturnal dan tinggal di bawah naungan atau di bawah tanah selama musim panas. Mereka cenderung efisien dalam melestarikan air, mengambil sebagian besar kebutuhan mereka dari makanan mereka dan memusatkan urin mereka. Beberapa hewan tetap dalam keadaan dormansi dalam waktu lama, siap untuk menjadi aktif kembali saat hujan yang jarang turun. Mereka kemudian bereproduksi dengan cepat saat kondisinya menguntungkan sebelum kembali ke dormansi.
Dedi Junaedi

Kawasan Gurun Utama
Rank Desert Area (kmΒ²) Area (miΒ²)
1 Antarctic Desert (Antarctica)
14,200,000 5,500,000
2 Arctic Desert (Arctic)
13,900,000 5,400,000
3 Sahara Desert (Africa)
9,100,000 3,500,000
4 Arabian Desert (Middle East)
2,600,000 1,000,000
5 Gobi Desert (Asia)
1,300,000 500,000
6 Patagonian Desert (South America) 670,000 260,000
7 Great Victoria Desert (Australia)
647,000 250,000
8 Kalahari Desert (Africa)
570,000 220,000
9 Great Basin Desert (North America)
490,000 190,000
10 Syrian Desert (Middle East)
490,000 190,000

Tags: 2050BumiGurun
Share56Tweet35Send
Previous Post

Mengenal Kecerdasan Buatan

Next Post

Sinabung Meletus, Petani Terancam Gagal Panen

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

30 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

0
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

0
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

0
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

0
Shafar Keadilan

Shafar Keadilan

0
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

3 August 2026
Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

3 August 2026
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

BAZNAS RI Salurkan Bantuan Operasi Katarak untuk Mustahik di RS Muhammadiyah Bandung Selatan

3 August 2026
INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

INAIS Bogor Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Berkarakter Etos Kerja Jepang dan Dorong Mutu Pendidikan Bogor Barat

3 August 2026
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

2 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
πŸ“š Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.πŸ“Œ Yang ditampilkan:
βœ… Logo/Nama Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Media Sosial (jika ada)πŸ’š Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result