Gaza, Gontornews — Sedikitnya terdapat 206 warga Palestina terluka karena kekerasan yang dilakukan oleh tentara Israel di dekat gerbang perbatasan Gaza-Israel pada Jumat 22/6/2018 kemarin. Demikian portal berita Anadolu Agency 23/6/2018 memberitakan.
Dalam sebuah pernyataan yang juga dikutip Anadolu Agency, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf al-Qidra menjelaskan terdapat 44 orang menderita luka tembak.
Dan saat ini sebanyak 120 korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Peluru tentara Israel juga mengenai seorang jurnalis foto dari Anadolu Agency yang tengah meliput aksi protes di Jalur Gaza, yang sekarang juga tengah dirawat.
Selain itu lebih dari 125 demonstran tewas dan ribuan lainnya luka-luka terkena tembakan tentara Israel sejak 30 Maret. Mereka menuntut “hak pulang” ke kampung halaman mereka di Palestina, sekaligus menentang blokade Israel atas Jalur Gaza. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















