Kairo, Gontornews — Kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Mesir bersama Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir bekerjasama dengan Univeritas Al Azhar mewisuda Sebanyak 315 Mahasiwa yang telah lulus belajar di Universitas Al Azhar Mesir. Acara berlangsung di Azhar Conference Center (ACC) Kairo, Mesir. Kamis (3/10).
Acara Wisuda tahun ini dihadiri Wakil Rektor Universitas Al Azhar Urusan Pascasarjana (Prof. Dr. Thareq Salman), Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Urusan Mahasiswi (Prof. Dr. Asyraf Atheyah el-Badwihy).
Dekan Fakultas Dakwah Islamiyah, Dekan Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab Putra, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin, Wakil Dekan Dirasat Islamiyah Putri dan Dekan Sekolah Pascasarjana.
Kehadirian Grand Syaikh Al-Azhar diwakili oleh Prof. Dr. Nadzir Iyadh (Sekjen Lembaga Riset Islam Al-Azhar) dan Ambasador Abdurrahman Musa (Penasehat Grand Syaikh urusan mahasiswa Internasional).
Hadir pula beberapa syaikh di Al-Azhar serta dermawan Mesir yang selama ini banyak membantu perekonomian mahasiswa Indonesia, Muhammad Ragab.
Duta Besar RI di Kairo, Helmy Fauzy, serta para diplomat KBRI Cairo juga hadir. Sidang terbuka wisuda sarjana 2019 tersebut dibuka secara resmi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo, Dr. usman Syihab.
Dalam sambutannya, Duta Besar RI Helmy Fauzi menyampaikan syukur dan bahagia atas diwisudanya mahasiswa asal Indonesia tersebut. “Segeralah pulang ke tanah air. Bawalah ilmu bermanfaat yang telah kalian tekuni di Al-Azhar ke. Bimbinglah Indonesia kepada jalan yang lebih baik, guna meraih persatuan, kesejahretaan dan kemajuan” ujar Helmy Fauzy.
Mewakili Grand Syaikh Al-Azhar, Sekjen Lembaga Riset Islam Al-Azhar berharap mereka menjadi teladan bagi masyarakat di negaranya masing-masing. Menjadi bagian dari solusi dari persoalan yang dihadapi masyarakatnya dan bukan menambah persoalan.
“Saya tidak akan pernah bosan mengingatkan kalian semua agar menghindari sikap fanatik golongan, sebab ia bukan sikap seseorang yang telah meraih gelar sarjana dari Al Azhar.
Bersikaplah terbuka dan menjadi perekat umat,” ujar Professor di Fakultas Ushuluddin yang baru saja dilanjtik menjadi Sekjen Majma Buhus ini.
Menurut laporan dari panitia, 319 wisudawan terdiri dari (S1, S2 dan S3). 205 berasal dari Indonesia dan 114 orang lainnya adalah mahasiswa dari negara-negara sahabat yang juga menunut ilmu di Al-Azhar seperti: Malasysia, Singapura, Pilipina, USA, Nigeria Pakistan dan Kamboja.
Dari jumlah tersebut, terdapat 1 wisudawan asal Indonesia yang meraih gelar Doktor, 5 meraih gelar Master dan 315 lainnya gelar S1.
“ Mereka meraih gelar sarja dari Universitas Al Azhar, Licence (Lc), Magister dan Doktor. Tentu bukan hanya gelar akademik yang mereka banggakan, tetapi juga nilai, ilmu dan akhlak tinggi yang telah meraka warisi dari para ulama dan orang-orang terbaik di Al Azhar. Acara wisuda ini termasuk bagian dari momen menumbuhkan kembali semangat untuk menyelesaikan tugas belajar di Al Azhar Mesir” papar Ihsan dilansir dari laman ppmimesir.id. Jum’at, (4/10)
Universitas Al Azhar Mesir tidak mengadakan acara wisuda untuk lulusannya. Maka, untuk mengikuti tradisi di Indonesia KBRI Kairo dan PPMI Mesir menyelenggarakan acara wisuda setiap tahun yang khusus diadakan untuk mahasiswa Indonesia. Acara ini sudah berjalan secara sederhana sejak tahun 1997, dengan mengundang para Pimpinan dari Universitas Al Azhar. [Hafidh]





















