Beijing, Gontornews — Pemerintah Cina melaporkan penurunan kasus COVID-19 pada Rabu (15/4). Meski demikian, Pemerintah mengonfirmasi peningkatan jumlah penularan COVID-19 di wilayah Heliongjiang yang berbatasan langsung dengan Rusia. Mayoritas kasus COVID-19 yang terjadi terkonfirmasi tanpa gejala.
Sebanyak 46 kasus baru COVID-19 terkonfirmasi pada Selasa (14/4) atau turun dibandingkan laporan sehari sebelumnya yang mencapai 89 kasus. 36 kasus diantaranya melibatkan para pelancong Cina yang tiba dari luar negeri.
Sementara sepuluh kasus COVID-19 baru yang terkonfirmsai terjadi secara lokal. Provinsi Heliongjiang mengonfirmasi 8 kasus sementara dua lainnya terjadi di Provinsi Guangdong.
Sebagai informasi, Cina telah menutup Kota Suifenhe, wilayah perbatasan di Pronvinsi Heliongjiang, demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Beberapa kasus baru yang terkonfirmasi bahkan terjadi tanpa menunjukkan gejala.
Langkah ini dilakukan setelah Cina mengonfirmasi infeksi baru yang melibatkan pelancong asal Rusia. Selain Beijing, Mongolia dan Shanghai terdampak infeksi kasus baru yang berasal dari luar negeri.
Terbaru, Heliongjiang mengonfirmasi satu kasus tanpa gejala baru pada Selasa (14/4). Kasus tersebut melibatkan warga negara Cina yang baru saja kembali dari Rusia. Dengan demikian, jumlah kasus COVID-19 tanpa gejala di Cina mencapai 52 kasus. Mayoritas kasus baru kasus COVID-19 di Cina tersbeut melibatkan pelancong yang datang dari luar negeri.
Secara total, Cina daratan mengonfirmasi peningkatan kasus COVID-19 tanpa gejala sebanyak 57 kasus pada Selasa (14/4). Angka ini meningkat 3 kasus ketimbang sehari sebelumnya yang ‘hanya’ 54 kasus COVID-19 tanpa gejala.
Pemerintah telah meluncurkan survei epidemologis di sembilan wilayah untuk menemukan skala infeksi tanpa gejala dan tingkat kekebalan warga. Mereka pun mengonfirmasi dua pertiga kasus baru COVID-19 sepanjang bulan April didominasi kasus COVID-19 tanpa gejala.
Provinsi Hubei misalnya melaporkan dua pasien tanpa gejala sepanjang 31 Maret hingga 14 April 2020. Secara total, wilayah asal muasal COVID-19 ini mengonfirmasi 429 kasus tanpa gejala terhitung sejak 1 April lalu.
Secara total, Cina mengonfirmasi 82.295 kasus COVID-19 hingga Selasa (14/4). 3.342 orang meninggal dunia akibat virus yang muncul pertama kali di Wuhan tersebut. [Mohamad Deny Irawan]






















