pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 30 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Ikhtiar Meraih Takdir Allah yang Lebih Baik

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
26 June 2020
in Laput
0
Foto: anadolu agency

Pandemi virus corona telah melumpuhkan banyak negara dan mempengaruhi segala lini kehidupan. Beberapa negara juga memberlakukan kebijakan lockdown atau karantina wilayah guna membatasi penularan virus ini.

Ketua Departemen Dakwah Pimpinan Pusat Ikatan Da’i Indonesia (PP Ikadi) Dr KH Atabik Luthfi MA menjelaskan, di tengah wabah COVID-19 seperti saat ini mencegah wabah merupakan langkah yang tepat. Langkah semacam ini pun pernah dilakukan pada masa Umar bin Khattab, saat terjadi wabah penyakit di Syam, Syria.

“Ketika itu beliau dalam perjalanan bersama beberapa pasukan dari Madinah ke Syam. Begitu mendengar informasi ada wabah, beliau segera meminta semua kembali ke Madinah, dan meminta yang berada di Syam tidak keluar dari kota tersebut,” jelasnya kepada Majalah Gontor.

Kemudian, terjadi dialog antara Umar dan Abu Ubaidah. Abu Ubaidah yang menjadi Gubernur Syiria ketika itu mempertanyakan sikap dan kebijakan Khalifah Umar yang kembali ke Madinah. “Apakah engkau lari dari takdir Allah,” kata Abu Ubaidah. ”Ya, kita melarikan diri dari takdir Allah menuju takdir Allah yang lain,” jawab Umar.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Umar memberi permisalan, jika seseorang membawa sekumpulan unta ke sebuah lembah yang memiliki dua sisi, yang satu subur dan yang satu tandus. “Jika ia memutuskan untuk membawa unta-unta itu ke sisi yang subur, maka itu merupakan takdir Allah. Begitu pula jika ia membawanya ke tempat yang tandus, itu juga merupakan takdir Allah,” katanya.

Ketika menghadapi wabah corona seperti saat ini, selain ikhtiar ilmiah, ikhtiar imaniah juga sangat penting. Jadi, ikhtiar meraih takdir Allah yang lebih baik itu dengan ikhtiar imaniah seperti memperkuat iman, meningkatkan ibadah dan amal shalih, memperbanyak doa dan istighfar, serta ikhtiar ilmiah dengan meminta pandangan dari pakar kesehatan untuk melahirkan kebijakan yang memberikan keselamatan kepada seluruh umat.

“Dalam menghadapi dan menangkal virus corona, semua elemen bangsa, khususnya umat Islam, hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan bertobat, memohon ampun, dan meninggalkan kebijakan zalim karena bisa jadi wabah ini merupakan sinyal dari Allah SWT agar umat Islam semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya.

Imam Ibnu Katsir menjelaskan, manusia terbagi menjadi dua dalam menyikapi ujian musibah dan sejenisnya: mampu bersabar, tenang, dan tetap dalam kebaikan (ash-shabir) dan panik, bimbang, dan tidak tentu arah (al-jazi’). “Di sinilah dibutuhkan kebijakan tokoh dari kalangan umara, ulama, dan cendekiawan,” paparnya.

Selain itu, musibah juga bisa menjadi ujian persaudaraan yang hakiki untuk saling membantu sesama yang membutuhkan. Hakikat ujian itu bukan pada jenis dan bentuknya, seperti penyakit, musibah, bencana, tapi ujian hakiki ujian keimanan. Bagaimana keimanan seseorang diuji menyikapi musibah tersebut.

Tujuan ujian di antaranya untuk menyaring siapa yang penyabar dan pejuang. Bagi yang terdampak langsung akan diketahui kualitas sabar dan perjuangannya keluar dari musibah. Bagi yang tidak terdampak langsung pun akan diketahui kesabarannya terhadap yang terdampak dan kesungguhan membantu mereka dengan berbagai cara.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI Dr Anwar Abbas mendorong terciptanya kepedulian satu sama lain di lingkungan masyarakat yang secara ekonomi terdampak wabah COVID-19. “Bila ada keluarga yang memiliki masalah, orang dan keluarga yang menjadi tetangganya harus berempati dan dengan cepat datang membantu,” ujar Anwar.

Keimanan seseorang dapat diukur dengan sejauhmana kepeduliannya terhadap tetangga. Dalam sebuah hadis disebutkan, setiap orang beriman hendaklah memuliakan tetangganya. Bahkan keberimanan seseorang kepada Allah dan hari akhir dinilai dan diukur salah satunya dari sejauhmana dia peduli terhadap tetangganya.

Karena itu, Anwar mengimbau kepada umat Islam senantiasa melaksanakan apa yang diperintahkan Nabi Muhammad SAW, yaitu dengan menciptakan satu sistem ketahanan hidup bertetangga yang kuat didasarkan kepada nilai-nilai dari ajaran agama Islam yang ada agar masyarakat bisa hidup aman, tenteram, dan damai.

Di samping itu, dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (19/3), Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Dr Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan, seluruh umat memiliki kewajiban ikhtiar untuk menjaga kesehatan dan menjauhi sikap yang mengarah pada penularan penyakit.

MUI juga mengeluarkan fatwa bernomor 14/2020 yang menjelaskan tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah COVID-19. Beberapa di antaranya terkait orang yang telah terpapar virus corona wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Bagi orang tersebut, shalat Jumat boleh digantikan dengan shalat Dzuhur di kediamannya. Masyarakat yang positif corona juga diharamkan untuk ibadah sunnah yang membuka peluang terjadinya penularan, seperti jamaah shalat lima waktu/rawatib, tarawih, dan Id di masjid atau menghadiri pengajian maupun tabligh akbar.

Langkah MUI ini juga didukung oleh berbagai pihak. Salah satunya Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir. Ia mempunyai pandangan yang sama dengan MUI. β€œDalam kondisi darurat, sejalan juga dengan protokol dari pemerintah, maka ibadah-ibadah shalat dapat dilakukan di rumah masing-masing,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebagai ikhtiar untuk menahan laju dan memutus mata rantai sebaran COVID-19, PBNU menerbitkan Surat Instruksi nomor 3945/C.I34/03/2020 tentang Protokol NU Peduli COVID-19 dan surat Instruksi Nomor 3952/C.I34/03/2020.

PBNU mengimbau umat Islam agar melaksanakan ibadah wajib dan berupaya taqarub kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan sunnah, seperti sedekah, membaca al-Qur’an, mujahadah, termasuk menjalankan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri selama pandemi COVID-19 di rumah masing-masing.

PBNU juga mengimbau kepada seluruh umat Islam agar terus memperkuat tali silaturahim dan hubungan sosial antarsesama dalam momentum Idul Fitri 1441 Hijriah, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan kebijakan pembatasan sosial (social distancing) dan menjaga jarak fisik (physical distancing) yang ditetapkan pemerintah.

Kementerian Agama juga mengeluarkan panduan serupa guna mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi umat Muslim di Indonesia dari risiko COVID-19. Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan, panduan ibadah yang tercantum dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 itu hanya berlaku selama darurat virus Covid-19.

“Semua panduan dalam surat edaran tersebut dapat diabaikan bila pada saatnya telah diterbitkannya pernyataan resmi pemerintah pusat untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah untuk daerahnya masing-masing yang menyatakan keadaan telah aman dari COVID-19,” ujarnya di Jakarta.

Surat Edaran tersebut disusun dengan memperhatikan aspek ibadah sekaligus aspek kesehatan. Selain terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Surat Edaran ini juga mengatur mulai dari pelaksanaan sahur, tarawih, tadarus, buka puasa, peringatan Nuzulul Qur’an, hingga panduan pengumpulan dan penyaluran zakat. []

Tags: CoronavirusMuhammadiyahMUIPBNU
Share22Tweet14Send
Previous Post

Uni Eropa Kecam Houthi karena Targetkan Warga Sipil Saudi

Next Post

BWA Distribusikan Puluhan Ribu Al-Quran Wakaf ke Pedalaman Kalbar

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

0
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

0
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

0
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

0
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

0
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

29 August 2026
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

29 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

29 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result