Islamabad, Gontornews — Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, Sabtu (19/6/2021), menegaskan bahwa Pakistan tidak akan mengizinkan pendirian pangkalan militer AS di Afghanistan. PM Imran Khan tidak akan memberikan pengecualian apapun untuk pendirian pangkalan AS di kedua negara tersebut.
“Sama sekali tidak. Tidak mungkin kami mengizinkan pangkalan apapun. Tindakan apapun dari wilayah Pakistan ke Afghanistan. Sama sekali tidak,” kata PM Imran Khan saat diwawancarai oleh HBO.
PM Imran pun menolak laporan tak berdasar tentang efek buruk dari ketiadaan pangkalan militer AS di Afghanistan. Pakistan, sambung Imran, juga tidak akan mengizinkan serangan pesawat tak berawak di wilayah Pakistan.
Dalam rapat kabinet, Menteri Penerangan, Chaudhry Fawad Husain, mengesampingkan kemungkinan pendirian pangkalan udara Amerika Serikat di Pakistan sekalipun fasilitas berada di bawah kewenangan Pakistan.
Menteri Chaudry mengatakan pemerintah akan mengakhiri fasilitas pengawasan melalui drone yang diberikan Amerika Serikat di masa lalu.
“Semua pangkalan udara berada di bawah penggunaan Pakistan. Saat ini, tidak ada negosiasi, terkait hal ini, yang sedang berlangsung karena Pakistan tidak dapat memberikan udara apa pun (ke negara manapun),” pungkas Chaudry sebagaimana dilansir DAWN. [Mohamad Deny Irawan]





















