New York, Gontornews — Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, Sabtu (19/6/2021), mendorong pendistribusian vaksin Covid-19 ke seluruh dunia. Guterres menggarisbawahi semakin maraknya ketidakadilan pendistribusian akses vaksin.
Terkhusus, Guterres mendorong kelompok G7 untuk mengadopsi rencana vaksinasi global kelompok G20. Kelompok G20 meminta dukungan dari badan kesehatan dunia, WHO, serta kemitraan vaksin baik publik maupun swasta dengan PBB.
Sebagai informasi, perusahaan-perusaaan di negara kelompok G7 mampu menciptakan vaksin-vaksin Covid-19 yang paling efektif sejauh ini. Guterres pun mengaku mereka mampu memberikan banyak manfaat bagi negara-negara maju.
Guterres pun mendorong agar perencanaan soal distribusi vaksin bisa lebih cepat dan dapat dijangkau oleh semua pihak.
“Artinya, menggandakan kapasitas produksi, memiliki pola pendistribusian yang adil, mendukung negara-negara untuk bijak mengelola vaksin ketika mereka mendapatkannya serta berharap rencana ini dapat diterapkan secara efektif,” kata Guterres sebagaimana dilansir Anadolu.
“Kita perlu menyelaraskan kekuatan dan kepemimpinan. Sayangnya, dunia saat ini, seringkali mereka yang memiliki kekutan tidak memiliki kepemimpinan. Sementara mereka yang memiliki kepemimpinan tidak memiliki kekuatan,” imbuhnya.
Dalam periode keduanya menjabat sebagai pimpinan tertinggi PBB, Guterres pun menargetkan pendistribusian vaksin secara global. Agenda selanjutnya yang menjadi prioritas Guterres adalah perubahan iklim.
Pada periode pertamanya, Guterres fokus untuk membuat negara-negara mengakui krisis iklim yang terjadi. Ia memberlakukan reformasi emisi karbon untuk mengurangi bencana-bencana yang terjadi akibat perubahan iklim yang ekstrem
Guterres pun berkomitmen untuk mendorong negara-negara agar mengantisipasi pemanasan global berada di angka 2 derajat Celcius. Ia juga akan terus mendorong negara-negara untuk membatasi emisi karbon dalam lima tahun ke depan. [Mohamad Deny Irawan]






















