London, Gontornews — Enam orang tewas akibat bom mobil yang menargetkan gubernur Aden, Yaman, Ahmed Hamed Lamles, Ahad (10/10).
Konvoi Lamles tertembak saat melewati distrik Tawahi di ibu kota sementara. Menteri Pertanian dan Perikanan Salem Al-Saqtri juga ada dalam konvoi tersebut. Kedua pria itu selamat dari serangan itu, kata kantor berita negara itu sebagaimana dikutip Arabnews.com.
Polisi dan ambulans bergegas ke lokasi ledakan. Banyak orang terluka.
Menteri Penerangan Moammar Al-Eryani mengecam keras serangan yang katanya bertujuan untuk menggagalkan upaya pemerintah menormalkan situasi di daerah-daerah yang dibebaskan dari Houthi.
Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi mengatakan, dia telah menelepon Lamles untuk memeriksa kesehatannya setelah serangan itu.
Dia mengatakan akan ada “penyelidikan komprehensif” atas serangan itu dan membawa para pelakunya ke pengadilan.
AS dan Inggris mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya pembunuhan tersebut.
βTindakan terorisme semacam itu tidak akan berhasil merusak upaya Yaman dan internasional untuk mengakhiri perang ini,β kata Cathy Westley, kuasa usaha kedutaan AS di Yaman.
Dia menegaskan kembali dukungannya terhadap upaya pemerintah Yaman untuk memulihkan stabilitas dan meningkatkan kehidupan semua warga Yaman.
“Kami mengutuk semua tindakan kekerasan, terutama yang menargetkan pejabat yang melayani publik.”
Ia menambahkan bahwa rakyat Aden membutuhkan keamanan, dan menyerukan penerapan Perjanjian Riyadh.[]





















