Seoul, Gontornews — Pemerintah Korea Selatan, Rabu (16/2/2022), mengonfirmasi lonjakan kasus harian Covid-19 tertinggi sejak virus tersebut merebak pada awal tahun 2020 silam. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), mengonfirmasi 90.443 kasus infeksi Covid-19 baru dengan 90.281 merupakan kasus infeksi lokal.
Angka terbaru ini naik tajam dari sehari sebelumnya ketika kasus harian baru mencapai rekor tertinggi dengan 57.164 kasus.
Pejabat kesehatan mengaitkan lonjakan infeksi baru dengan peningkatan pengujian pada akhir pekan. Penghitungan infeksi harian biasanya menyusut pada awal pekan karena lebih sedikit pengujian yang terlaksana pada akhir pekan.
Sementara itu, angka kematian akibat Covid-19 di Korea Selatan mencapai 7.202 kasus dengan penambahan 39 kasus pada Selasa (15/2/2022). Secara presentase, angka kematian di Korea Selatan adalah 0,46 persen dari total kasus infeksi Covid-19 yang terkonfirmasi.
Kantor berita Korea Selatan, Yonhap News Agency, juga melaporkan jumlah pasien Covid-19 yang mengalami kritis mencapai 313 kasus atau turun satu kasus dari satu hari sebelumnya. Penghitungan harian tetap berada di atas 300 kasus untuk hari ketiga berturut-turut.
Sebelumnya, Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Boo-kyum mengatakan bahwa jumlah infeksi belum mencapai puncaknya. Pemerintah, sambung Kim akan mengambil langkah-langkah dengan mempertimbangkan usaha kecil yang terdampak tanpa menyebabkan penyebaran virus lebih lanjut.
Otoritas kesehatan telah memperingatkan bahwa jumlah kasus harian bisa mencapai 170.000 pada akhir bulan ini. National Institute of Mathematical Science memperkirakan angka itu bisa melonjak hingga 360.000 kasus harian pada awal bulan depan. [Mohamad Deny Irawan]





















