Niger, Gontornews — Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan negara-negara harus bebas memilih kemitraan pertahanan mereka atas kemauan mereka sendiri.
“Hak setiap negara … untuk secara bebas memilih aliansi pertahanannya,” kata Baerbock saat berkunjung ke Niger.
“Jika Finlandia dan Swedia memilih untuk melakukannya, maka mereka dipersilakan,” kata Baerbock dikutip dw.com.
Tetapi ia menekankan bahwa keputusan itu ada di tangan Finlandia dan Swedia.
Diplomat top Jerman itu berkomentar setelah Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin mengatakan pada hari Rabu bahwa dia mengharapkan anggota parlemen di Helsinki untuk mencapai keputusan tentang kemungkinan Finlandia menjadi anggota NATO dalam beberapa pekan mendatang.
Kepala dewan keamanan Rusia, Dimitry Medvedev mengatakan bahwa jika Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO maka “kita tidak dapat lagi berbicara tentang status bebas nuklir untuk Baltik.”
Pada hari Kamis, Medvedev menyebutkan di saluran Telegram, kemungkinan mengerahkan kapal bersenjata nuklir di wilayah tersebut, yang akan menempatkan Finlandia dan Swedia dalam bahaya.[]






















