10
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 16 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Santri Bisa Jadi Apa Saja

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien, Wartawan Majalah Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
9 June 2022
in Laput
0
Foto: Gontor

Siapa bilang alumni pesantren tidak bisa bersaing. Buktinya, tidak sedikit alumni pesantren yang mengambil bidang-bidang ilmu umum saat melanjutkan studi di perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Dahulu, para alumni pesantren yang melanjutkan studi di Universitas al-Azhar Mesir kebanyakan mengambil studi keislaman. Namun pada tahun ajaran 2019-2020 lalu, ada 26 alumni pesantren yang menjadi mahasiswa perdana asal Indonesia yang studi di Fakultas Kedokteran sepanjang sejarah sepuluh abad Universitas al-Azhar.

Untuk menempuh kedokteran, arsitektur, jurusan sains lainnya, al-Azhar menyaratkan ijazah yang disetarakan dalam bidang sains. “Beberapa pesantren telah mendapatkan penyetaraan itu dari al-Azhar, di antaranya Gontor, Darunnajah, dan Tazakka serta beberapa pesantren lain,” ujar Ghifaria, mahasiswa penerima beasiswa al-Azhar.

Sidang Majelis Tinggi al-Azhar pada tanggal 22 September 2021 lalu telah menetapkan lagi muadalah (penyetaraan) ijazah bagi tiga lembaga pendidikan Islam di Indonesia dengan ijazah Ma’had Buus Islamiyah al-Azhar (sederajat SMA). Hasil keputusan itu disampaikan secara resmi melalui KBRI Kairo pada 22 September 2021.

BACA JUGA

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Nyalakan Cahaya Literasi di Pesantren dengan Gerakan Menulis

Sesuai isi surat tersebut, tiga lembaga pendidikan Islam yang mendapat muadalah yaitu Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta, Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, dan Pondok Pesantren Diniyah Formal (PDF) yang berada di bawah pembinaan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Khusus untuk MBS dan Madrasah Muallimin Muhammadiyah, penyetaraan ijazah diberikan pada program IPS (ilmu sastra dan humaniora) dan IPA (ilmu eksakta), sedangkan untuk PDF penyetaraan diberikan pada program IPS. Dengan demikian, ada 9 lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang meraih muadalah ijazah dari al-Azhar.

Sedangkan enam lembaga pendidikan lainnya yang telah disetarakan sebelumnya yaitu Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, Pondok Modern Tazakka Batang, Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Pondok Modern al-Ikhlas Kuningan, dan Madrasah Nurul Falah Jakarta.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur menjelaskan, kurikulum PDF terdiri atas kurikulum pesantren dan kurikulum pendidikan umum. Saat ini ada 119 Pendidikan Diniyah Formal yang diselenggarakan pondok pesantren di Indonesia.

Waryono Abdul Ghafur juga membantah bahwa lulusan pesantren tidak bisa masuk jurusan kedokteran di perguruan tinggi di Tanah Air. “Ada seribuan alumni pesantren yang mengambil jurusan kedokteran. Jika ada perguruan tinggi yang menolak, itu tidak benar,” katanya dalam diskusi bersama media di Jakarta Pusat, Kamis (3/2/2022).

Jadi, alumni pesantren sebenarnya bisa mengakses semua program studi asalkan sesuai persyaratan yang berlaku. Misalnya, harus lulusan IPA berarti lulusan IPS tidak bisa melanjutkan ke kedokteran. Jika ada perguruan tinggi yang menolak, bisa saja perguruan tinggi yang menolak alumni pesantren itu tidak mengetahui Undang-Undang Pesantren.

Penerimaan mahasiswa baru telah resmi dibuka 4 Januari 2022 lalu. Namun, ada banyak pertanyaan apakah alumni pesantren bisa ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Apakah lulusan pesantren bisa memilih jurusan eksakta, seperti kedokteran dan teknik.Foto: Gontor

Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2022 Prof Budi Prasetyo Widyobroto mengungkapkan itu tergantung kebijakan rektor, LTMPT hanya memfasilitasi siswa yang ingin masuk PTN. “Rektor yang paling menentukan, apakah lulusan pesantren bisa memilih jurusan eksakta,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers, Selasa (4/1/2022).

Meski kerap dipandang sebelah mata, pesantren terbukti banyak melahirkan orang hebat. Selain menjadi tokoh agama, menteri, gubernur, walikota, bupati, pengusaha, ada alumni pesantren yang menjadi dokter dan tentara. Ini menunjukkan pesantren telah teruji dan mampu melahirkan sosok tangguh dan dapat diterima di mana saja.

Misalnya, sangat langka bagi alumni pesantren bisa masuk Akademi Militer (AKMIL), apalagi bisa menjadi Komandan Kompi dalam Kontingen Garuda sebagai bagian dari pasukan keamanan PBB yang mengemban misi perdamaian di negara konflik, Lebanon. Dialah Mayor Infantri Fitra Rakhmaddy Syasna.

Memimpin salah satu pasukan perdamaian PBB dan membawa nama negara dan kesatuan TNI bukan sesuatu yang mudah. Seleksi ketat dan kualitas prajurit menjadi pertimbangan utama. Semua prajurit unggulan dari semua matra masuk ke dalam seleksi. Selain seleksi yang ketat, para calon juga dites kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.

Dari sekitar 50 orang perwira dalam kontingen Garuda itu, mulai dari Letnan Dua hingga Kolonel, hanya Fitra yang mempunyai kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris. “Dari 50 orang perwira, cuma saya yang bisa bahasa Arab, alhamdulillah,” kata Fitra yang sebelumnya berdinas di Batalyon Infantri di Mabes TNI AD.

Selain tentara juga tidak sedikit alumni pesantren yang berprofesi sebagai dokter. Menurut dr. Taniem, salah satu alumni pesantren yang berprofesi sebagai dokter, selain mental sudah digembleng di pesantren, kebiasaan sering menghafal ketika di pesantren ternyata sangat membantu dalam pendidikan di fakultas kedokteran.

Semula setelah lulus dan selesai pengabdian dari Gontor, Taniem sangat ingin melanjutkan studi ke Al Azhar atau Madinah. Sambil menanti pengumuman dua universitas besar itu, sebagai alternatif jika tidak diterima, Taniem disarankan orangtua mengikuti tes jurusan kedokteran di Universitas Muslim Indonesia, Makassar.

Meski menjadi dokter bukan pilihan utama, tapi dia menjalani dengan sungguh-sungguh. Tidak berapa lama ternyata dia dinyatakan lulus memperoleh beasiswa dari al-Azhar. Namun dengan pertimbangan yang dimusyawarahkan kepada keluarga, Taniem memilih bertahan di Fakultas Kedokteran hingga selesai.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Zainut Tauhid Sa’adi mengajak para santri agar bangga dengan status sebagai santri. Peluang santri untuk berkiprah semakin terbuka. “Santri bisa jadi apa saja. Bisa menjadi Bupati, Gubernur, Menteri, Wakil Presiden, bahkan Presiden,” ujarnya seperti dilansir akun resmi Kemenag, Senin (7/2/2022).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam Peringatan Hari Santri Nasional dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah, di Istana Negara, Jumat (22/10/2021) menyampaikan, kaum santri dan pesantren selalu hadir dalam setiap langkah kebangsaan dan pembangunan bangsa, sejak era pergerakan menuju kemerdekaan hingga era kemajuan.

Ia berharap agar pesantren terus mencetak ulama dan tokoh-tokoh dakwah. “Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 menempatkan pesantren pada posisi strategis sebagai lembaga pendidikan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan terus mencetak penerus ulama dan tokoh-tokoh dakwah yang mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya. []

Tags: GontorSantri
Share591Tweet370Send
Previous Post

CDC: Masker Tidak Cegah Penularan Cacar Monyet

Next Post

Gratis, Rumah Hijabers Adakan Pelatihan Jurus Jitu Jualan di Shopee

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

0
management pesantren

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

0
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
management pesantren

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

16 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir

BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir

15 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result