Surabaya, Gontornews — Ustadz Oemar Mita Lc, da’i nasional dalam sebuahTabligh Akbar Masjid Al-Irsyad Surabaya berjudul, Support System, menerangkan bahwa ada beberapa tingkatan kenikmatan yang paling dinginkan manusia kelak di hari akhir.
Kepada Gontornews.com, sang ustadz menjelaskan, “Kenikmatan pertama, melihat Allah SWT.” Kedua, lanjutnya, bisa berjumpa dan bercengkerama bersama para nabi. Karena di surga nanti apa pun yang diinginkan akan dipenuhi. Ketiga, kenikmatan ketika kita berjumpa kembali dengan keluarga. Karena nanti orang yang beriman akan dipertemukan dengan keluarga mereka yang beriman.
Maka kalau seseorang meninggal dunia, ketika baru saja dimasukkan ke kuburnya akan ditanya malaikat munkar nakir, setelah mampu menyelesaikan jawabannya, maka mereka akan langsung berteriak, bersuka cita. Teriakan mereka ini teriakannya istimewa, “Ya Rabbku tolong segerakan kiamat agar aku lekas berjumpa kembali dengan keluargaku.” Hal ini, tekan Ustadz Oemar, adalah berdasarkan sabda Rasulullah SAW.
Jadi yang pertama diingat adalah keluarga. Sekecewa apa pun kita dengan keluarga atau pun sebaliknya, maka keluarga itulah yang akan diingat kembali oleh kita setelah melewati lorong kematian. “Memori yang tidak pernah rontok adalah memori kepada keluarga dan itulah bentuk surga kecil yang diberikan Allah kepada kita di dunia yaitu keluarga,” tekan alumnus Pondok Pesantren Darusy Syahadah tahun 1999 itu.
Maka, ada tiga orang yang akan tetap setia terhadap kehidupan manusia ketika ia kita terbujur kaku di alam barzakhnya nanti. Ketiganya adalah mereka yang selalu setia mendoakan kita yaitu orangtua, anak-anak kita, suami/istri kita. Oleh sebab itu, jangan remehkan urusan keluarga, karena dari masih hidup di dunia hingga di akhirat kelak, kedudukan keluarga akan tetap penting bagi kita. <Edithya Miranti>






















