Surabaya, Gontornews — Agama Islam adalah satu-satunya agama yang dibenarkan oleh Allah SWT dan satu-satunya agama yang tidak pernah meremehkan urusan keluarga. Bahkan Islam detail membicarakan urusan keluarga diantaranya mulai dari akad nikah sampai kapan anak boleh masuk ke kamar kita.
Sepenting itukah kedudukan keluarga di mata Islam? Iya, sangat-sangat penting. โBahkan, sampai dosamu atau ketaatanmu bisa berdampak ke keluargamu, untuk memberi makna akan pentingnya keluarga,โ terang Ustadz Oemar Mita Lc.
Zina itu hutang, sambungnya, dan cara membayarnya melalui keturunannya. Sampai dosanya seorang bapak dalam sebuah keluarga itu mempunyai circle, sama halnya dengan ketaatan kita akan sangat berdampak erat pada keturunan kita.
Betapa pentingnya makna keluarga di dalam kehidupan kita akan terlihat nyata, dimana urusan yang paling lengket dengan kita itu adalah urusan kita dengan keluarga. โKalau dirimu sudah beres, maka masyarakat akan beres,โ terang pria kelahiran Kudus, 14 Mei 1979 itu. Sedangkan jika ada ketidakberesan di dalam suatu kawasan, maka bisa dilihat apakah sudah beres orang-orang di tempat tersebut.
Kepada Gontornews.com, Founder Syameela tersebut menegaskan bahwa para perempuan yang berzina, setelah diteliti mereka ternyata punya pola benang merah yang sama. Rata-rata mereka adalah anak perempuan yang memiliki masalah dengan bapaknya, atau bapak yang bermasalah dengan anaknya. Sehingga ketika mereka kehilangan kehangatan dari seorang bapak, mereka mencari kehangatan dari para predator di luar sana.
Maka, pahamilah betapa pentingnya masalah di dalam keluarga. Bagaimana interaksi kita di dalam keluarga, baik atau buruknya, akan memengaruhi perilaku anak-anak kita ke depan. Jangan biarkan diri kita dan keluarga terjerumus dalam gelapnya kemaksiatan yang tidak berkesudahan. Namun, mari bersama bekerja keras memaksakan diri untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik agar keridhaan-Nya selalu tercurahkan untuk surga kecil kita yakni keluarga. <Edithya Miranti>






















