pesanan-baju-kaos
34 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 20 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Ikhtiar Meneladani Perjuangan Nabi Muhammad SAW

Oleh M Khaerul Muttaqien

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
24 October 2022
in Laput
0
foto: paragram.id

Tak ada seorang pun di dunia ini yang semulia Rasulullah SAW. Bahkan pengakuan ini pernah ditulis seorang non-Muslim Michael H. Hart dalam The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History yang menempatkan Nabi Muhammad di urutan pertama.

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi memaparkan alasan Michael Hart mengakui Nabi Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia. Jawaban Michael Hart sangat menarik, dia menyebut Nabi Muhammad sebagai sebuah kebenaran.

“Ia tidak bisa mengingkari bahwa apa yang disampaikan oleh Muhammad diikuti oleh miliaran orang. Para pengikut itu pun komitmen dengan apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad,” kata Prof Hamid Fahmy Zarkasyi melalui kanal youtube MIUMI, dikutip Senin (12/9/2022).

Michael Hart mengakui, tidak melihat hal serupa dalam agama Nasrani. Tidak ada orang Nasrani yang sanggup memperjuangkan keyakinan seperti orang Islam memperjuangkan keyakinan mereka. Tidak ada pula yang bisa mempertahankan Bibel seperti orang Islam mempertahankan al-Qur’an.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

“Orang Islam mempertahankan Islam, berani ikut berperang kehilangan nyawa demi agama. Michael Hart tidak melihat itu dalam agama selain Islam. Dia menyebut Nabi Muhammad mustahil berbohong karena tidak mungkin ada kebohongan yang diikuti miliaran orang sampai hari ini,” ujar Rektor Universitas Darussalam Gontor ini.

Selain itu ada juga seorang Katolik di Barat yang memberi pengakuan terhadap agama Islam begini, “Kalau saya disuruh memilih agama yang ada di dunia ini, saya akan memilih Islam, karena orang Islam itu intoleran. Maksud saya, orang yang intoleran terhadap sesuatu yang bertentangan dengan agamanya adalah orang yang mempunyai pendirian.”



Orang Katolik itu sangat kagum terhadap pendirian umat Islam. Ia menyebut umat Islam sangat intoleran terhadap sesuatu yang bertentangan dengan akidah mereka. Kalau dia toleran terhadap semua hal, artinya tidak ada pendirian. Umat Islam tidak toleran dengan LGBT, penghinaan Nabi Muhammad, penghina al-Qur’an, dan lain sebagainya.

Islam adalah peradaban yang memberi kesejahteraan pada peradaban lain. Ajaran Islam telah menjadi pandangan hidup yang dinamis yang kelak memberi manfaat bagi seluruh umat manusia dan kemajuan peradaban Islam betul-betul komprehensif. Rasulullah membangun peradaban Islam dengan tiga pilar: pendidikan, ekonomi, dan gerakan politik.

Dalam bidang pendidikan, ahlus suffah atau sahabat penuntut ilmu yang tinggal di Masjid Nabawi merupakan kelompok paling menonjol pada masa Rasulullah. Dari situ lahir orang-orang hebat seperti Abu Hurairah, Salman al-Farisi, Abdullah ibn Mas’ud, az-Zuhri, Ibnu Abbas, Anas bin Malik, Bilal, dan orang-orang yang pakar di bidangnya.

Para sahabat belajar kepada Rasulullah sangat komprehensif, tidak melewatkan satu ayat pun kecuali ayat itu dihafal dan diamalkan. Dari situ, tradisi intelektual Islam berkembang menjadi madrasah dengan asas al-Qur’an yang mengajarkan tadabur, tafakur, ada istilah ulul albab dan rasikhuna fil ilmi. Itu terminologi yang sangat akademis dalam Islam.

Peradaban ilmu kemudian dilanjutkan dengan peradaban politik. Dalam politik, Islam masuk ke sebuah negara dengan memakmurkan bukan merampok. Adakah penjajah yang mencerdaskan orang yang dijajah hingga menjadi lebih pintar dari orang yang menjajah? Adakah penjajah yang tidak membawa hasil jajahannya ke negara asalnya?

“Ada tidak orang Arab yang menyebarkan Islam ke Indonesia kemudian mereka membawa kekayaan Indonesia ke Madinah atau Mekkah. Itu ilusi. Tidak pernah terjadi seperti itu. Justru Belanda dan penjajah-penjajah lainnya mengambil sesuatu dari negara kita. Mereka juga tidak memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan umat Islam,” ujarnya.

Adapun beberapa faktor penyebab peradaban Islam mengalami kemunduran, Prof Hamid menjelaskan, titik kehancuran bermula dari tindakan amoral di kalangan orang Islam dan pola pikir mencari nafkah menjadi sangat dominan dibanding mencari ilmu. Ada ketidakadilan di kalangan penguasa dan kezaliman menyebar di kalangan elit masyarakat.

Ada juga orientasi kemewahan mulai tumbuh dalam didikan masyarakat. Ada penarikan pajak yang semakin tinggi. Yang dicatat oleh Ibnu Khaldun penguasa ikut berbisnis, itu ternyata berlanjut sampai sekarang, rusaknya kekuasaan ketika penguasa ikut berbisnis.

Kehancuran bermuara saat umat Muslim memiliki komitmen rendah terhadap agama. “Agama tak lagi dijadikan prioritas sehingga tindakan amoral tak bisa dibendung. Terakhir, penggunaan pena dan pedang secara tidak tepat. Ulama salah dalam menggunakan ilmunya dan para mujahidin juga tidak tepat menggunakan pedangnya,” ujarnya.

Menurut Zafarul Islam Khan, doktor Kajian Islam di Universitas Manchester dalam artikel di The Milli Gazette, tidak ada yang menyangkal bahwa Muslim kontemporer hari-hari ini dibenci, dihina, dan dianggap terbelakang, baik sebagai mayoritas maupun minoritas. Bukan karena umat Muslim miskin, tak berpendidikan, atau kekurangan kekuatan politik.

Namun, karena kita telah mengubah Islam menjadi ritual tidak bernyawa. Begitu di luar masjid atau kembali dari Mekkah dan Madinah, tidak ada perbedaan dalam karakter kita. “Hampir tidak menarik bagi kita untuk menjalankan Islam dalam kehidupan nyata di rumah, tempat kerja, dan di jalanan,” katanya seperti dikutip Republika (1/4/2021).

Kita hidup tanpa beban, seolah-olah Islam tak memiliki kewajiban-kewajiban dan tak akan ada hari penghakiman. Hidup kita hampir tak berbeda dari mereka yang tak percaya Islam, jika tidak bisa disebut lebih buruk. Mengubah Islam yang revolusioner menjadi ritual tak bernyawa merupakan akibat langsung dari pengucilan kita terhadap al-Qur’an.

Padahal, al-Qur’an memerintahkan kebaikan dan melarang kejahatan. Itu dipercayakan dengan misi menjadi saksi kebenaran di hadapan umat manusia. “Untuk menjalankan misi ini, pertama-tama kita harus kembali ke jalan yang lurus dalam pemikiran dan perilaku. Dengan begitu, kita dapat memberi kesaksian di hadapan dunia,” katanya.

Kenapa umat Islam saat ini tertinggal, Ustadz Adi Hidayat berkata, umat Islam harus melihat bagaimana perjuangan umat Islam dulu membawa Islam hingga maju dan berkembang. “Apa spirit mereka. Apa karya mereka. Bagaimana kesungguhan mereka. Itu yang kita transformasikan di kehidupan sekarang,” ujarnya di kanal Adi Hidayat Official.

Hal ini sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran ayat 110 yang intinya menjelaskan bagaimana umat Islam kembali pada ajaran-ajaran yang benar dengan spirit al-Qur’an. Selanjutnya untuk menjadi insan yang baik dan maju niatkan ikhlas sebagai ibadah kepada Allah SWT.

“Jika umat sudah memiliki attitude yang benar, maka akan muncul amar makruf nahi munkar. Dengan adanya amar makruf nahi munkar, umat Islam dapat mengkreasikan spirit perjuangan pada masa dulu. Jadi, amar makruf kalau sudah melekat pada diri kita, apapun yang dikreasikan selalu yang diharapkan hal yang baik,” tandas UAH. []

Tags: Maulid Nabi
Share20Tweet12Send
Previous Post

Maulid Nabi Muhammad, Momentum Kebangkitan Umat

Next Post

G7 Kecam Pengambilalihan Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia oleh Rusia

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

0
Otak Orang Dewasa Tersinkron dengan Bayi Saat Bermain Bersama   

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

0
Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang  Lumpuhkan Wilayah Turki

Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang Lumpuhkan Wilayah Turki

0
Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

0
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

0
Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

Pusat Data ChatGpt ‘Kuras’ Jutaan Liter Air Bersih

20 October 2026
Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

Segudang Manfaat Kesehatan Tanaman Akar Kucing

20 October 2026
Otak Orang Dewasa Tersinkron dengan Bayi Saat Bermain Bersama   

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

20 October 2026
Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

Darul Falah Sukorejo Bedah Buku Karya Habiburrahman El Shirazy

20 October 2026
Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

20 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result