Soe, Gontornews — Seorang dai muda Dewan Dakwah di pedalaman Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi berupa mukena bagi anak-anak yang mampu menghasilkan hafalan Al-Qur’an Juz 30. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk penyemangat sekaligus membantu anak-anak binaan yang mayoritas hidup dengan kondisi kurang mampu.
Dai muda Dewan Dakwah yang dimaksud yaitu Muhammad Adam Ardiansyah. Ia telah memulai pengabdian dakwahnya di daerah pedalaman kampung mualaf Semben, Desa Mauleum, Kecamatan Amanuba Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Ustadz Adam mengisahkan bahwa, meski berada di tengah wilayah minoritas Muslim, anak-anak yang ia bina sangat bersemangat dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an juz 30. Karenanya, setelah berdiskudi dengan tokoh masyarakat, Ustadz Adam memberikan mukena bagi para murid yang mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 30.
“Kami menyampaikan amanah mukena yang dititipkan oleh donatur Laznas Dewan Dakwah. Pemberian mukena ini bukan tanpa alasan. Saya merasa bahwa semangat mereka dalam menyelesaikan hafalan Juz 30 harus diapresiasi. Di sisi lain, mereka juga berasal dari keluarga yang kurang mampu,” kata Ustadz Adam dalam rilisnya kepada Gontornews.com.
“Alhamdulillah, anak-anak begitu senang saat menerima hadiah ini. Saya berharap apresiasi ini bisa semakin emanmbah semangat mereka untuk menghafal Al-Qur’an. Insya Allah, mukena-mukena ini sangat bermanfaat bagi mereka terutama untuk ibadah shalat dan mengaji. Semoga bantuan mukena ini bisa menjadi pahala jariyah bagi para donatur,” sambung Ustadz Adam.
Dalam melakukan pembinaan dakwah, Ustadz Adam biasa melakukan pembinaan dakwah kepada anak-anak generasi muda di desa. Ustadz Adam juga kerap melakukan sejumlah kegiatan dalam rangka membentengi akidah anak-anak dengan Al-Qur’an seperti kegiatan Lailatul Qur’an di Masjid An-Nur, Desa Mauleum.
Agenda ini, bahkan, diikuti tidak kurang dari 50 anak dari desa Mauleum. Tidak hanya membaca dan mengaji Al-Qur’an, kegiatan malam Lailatul Qur’an juga diikuti dengan sejumlah kegiatan seperti permainan berhadiah, cerdas cermat hingga mendakit bukit bersama.
Ustaz Adam berharap dakwahnya bisa mengantarkan anak-anak generasi muda Muslim di Desa Mauleum menjadi generasi Qur’an yang bermanfaat untuk umat dan masyarakat. [Mohamad Deny Irawan]






















