Majalengka, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Sukaraja (PMDS), Majalengka, Ahad (16/07/2023), mengadakan Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy untuk tahun ajaran 2023-2024. Acara yang diselenggarakan di halaman Pondok Modern Darussalam Sukaraja itu bersifat wajib dan diikuti para santri dan guru.
Acara ini juga dihadiri oleh oleh Badan Wakaf, Pimpinan, Direktur KMI, Guru KMI baik senior maupun junior, baik yang sudah berkeluarga maupun yang belum berkeluarga.
“Seluruh keluarga besar PMDS, baik santri maupun bapak guru KMI wajib mengikuti agenda tahunan tersebut tanpa terkecuali,” ungkap Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja, Ustadz Muhammad Zakiyaman, kepada Gontornews.com.
Apel Tahunan Khutbatul Arsy dan Kuliah Umum merupakan agenda rutin tahunan yang dimaksudkan untuk memperkenalkan Pondok mulai sejarah, visi, misi, nilai (Panca Jiwa, Motto, orientasi, falsafah, sintesa) sistem Pondok beserta transformasinya.
“Agenda ini dilaksanakan agar warga pondok tidak salah langkah, tidak salah paham dalam memahami pondok. Mereka harus perlu mengetahui cara hidup di Pondok, menjalankan tugas dan peran, mengerti struktur organisasi Pondok dan memahami arah dan tujuan belajar di Pondok,” sambung Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 2007 tersebut.
Selain pimpinan pondok, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Wakaf Drs H Udin Muhyiddin Aziz, Direktur KMI H Deni Muchlasin, Wakil Direktur KMI Ustadz Haidar Fikri, Direktur Laziswaf Ustadz Galih Arum dan Ketua Yayasan PMDS Ustadz Haliri.
Selain mendengarkan pidato Khubatul ‘Arsy dan inspeksi barisan oleh pimpinan, kegiatan Apel Tahunan ini juga diikuti dengan penampilan-penampilan yang mendidik sekaligus menghibur para peserta yang hadir.
Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah penampilan Persatuan Beladiri Darussalam Sukaraja (PERBEDAS), yang menampilkan beberapa jurus silat yang sudah dilatih selama kurang lebih dua pekan lamanya.
Acara Khutbatul ‘Arsy yang mengusung tema “Even The Best Can be Improved” tersebut juga diikuti dengan kegiatan parade barisan yang terdiri dari berbagai kelompok mulai dari Paskibra, Perbedas, dan barisan Konsulat. [Mohamad Deny Irawan]


















