pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 14 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Ekonomi

Efek Brexit Menurut Stephen Hawking

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
14 April 2017
in Ekonomi
0

Oleh Dedi Junaedi
Wartawan dan Dosen Ekonomi Islam INAIS Bogor

Akhir bulan Maret, PM Inggris Theresa May menuntaskan pembicaraan Pasal 50 dari Pakta Liabon sebagai ikrar keluarnya Inggris dari Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Cukup banyak kalangan mengomentari plus minus kebijakan luar negeri tersebut.
Fisikawan terkenal dan gurubesar Cambridge University, Stephen Hawking, ikut menyampaikan pandangan kritisnya. Menurutnya, keputusan Brexit itu merugikan. ‘’Inggris bisa kehilangan tempat itu sebagai pusat inovasi dan bisnis global.”
Stephen Hawking berbicara tentang ekonomi? Menarik untuk disimak. Bukan oleh kedalaman analisisnya dalam meramal masalah ekonomi masa depan. Melainkan lebih karena faktor popularitas dan nama besarnya. Siapa tak kenal ilmuwan hebat, yang kerap disebut sebagai fisikawan terbesar abad ini? Dalam fisika dan kosmologi, namanya sejajar dengan Albert Einstein.

Mengancan Hegemoni
Melalui wawancara dengan Piers Morgan dalam acara TV Good Morning Britain, Hawking menyatakan kekhawatirannya. “Meninggalkan Eropa sepenuhnya dapat mengancam status Inggris sebagai pemimpin dunia dalam ilmu pengetahuan dan inovasi.”
Dia berharap, Inggris masih dapat mengambil bagian di Eropa. ‘’Melalui MEE, Inggris dapat lebih bermanfaat bagi dunia. Termasuk memberikan peluang masa depan untuk orang-orang muda,” tegas pemegang gelar ilmuwan terhormat di Cambridge: Prof Lukasian dalam matematika.
Brexit disebutnya akan mengurangi bobot ekonomi Inggris Raya. Globalisasi, dalam pandangan Hawking, tidak hanya memberi manfaat sosial, melainkan juga mengarah ke transaksi perdagangan yang lebih menguntungkan, yang pada gilirannya akan mendukung dan memperkuat ekonomi nasional Inggris.
Jika kita bersikap egois dan berada di luar, kata penulis A Brief History of Time (1988), itu akan mengurangi kesempatan untuk meningkatkan produktivitas nasional, sekaligus membuat penurunan daya saing komoditas ekspor. Jika dibiarkan, ia memperingatkan, “akan menyebabkan penurunan nilai Pound, yang pada gilirannya akan menyebabkan inflasi tinggi dan ketidakseimbangan. Beberapa orang mungkin akan menjadi amat kaya, tetapi mayoritas warga akan jatuh miskin.”

Prediksi Ekonom
Tentu saja, Hawking bukan ilmuwan ekonomi. Namun, pandangannya ternyata banyak beririsan, bahkan dapat dikatakan, selaras dengan prediksi terbaru Resolution Foundation. Lembaga think tank beken di Inggris ini memprediksi: inflasi Inggris akan melonjak tajam; kesejahteraan rakyat akan jatuh bebas dan menyentuh rekor ketimpangan tinggi dalam pendapatan rata-rata warga Inggris pada tahun 2020.
Pemerintan Inggris, bisa saja berargumen sebaliknya. Brexit justru akan menguntungkan nasionalisme Inggris. Semboyannya: “no deal is better than a bad deal.” Atau kurang lebih bermakna: tidak ada kesepakatan lebih baik dari transaksi yang buruk.” Menurut perhitungan analis pro Pemerintah Theresa May, MEE lebih banyak menguntungkan negara lain. Belakangan, negara anggota MEE di luar Inggris justru mendapatkan banyak keuntungan dari akses pasar tunggal yang telah banyak menghapus barriers (hambatan) perdagangan bebas itu.
Padahal, menurut analis pada media ternama di London, banyak kalangan bisnis di Inggris mendapat keuntungan dari keberadaan MEE. “Cukup banyak pula perusahan startups yang dapat mengimbpor bebas dari daratan Eropa,’’ ujar Geoffrey Heal, gurubesar social enterprise dari Columbia Business School, dalam wawancara dengan Inc. Sebuah kajian dari Britain’s Institute of Fiscal Studies mengungkapkan bahwa kehilangan anggota dari pasar tunggal akan memotong potensi pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Namun begitu, analis lain berpendapat kekhawatiran adanya dampak negatif dari kebijakan Brexit cenderung berlebihan. “Penurunan [pound] sebenarnya akan membantu para pekerja di industri yang langsung bersaing dengan impor,” ungkap Dean Baker, direktur Center for Economic and Policy Research. “Dampak akhir Brexit mungkin negative, tetapi tidak akan menimbulkan malapetaka seperti yang diramalkan beberapa orang,’’ tegasnya.
Bahkan, bisa jadi malah menguntungkan. Tahun lalu, kelompok Economists for Free Trade (sebelumnya bernama Economists for Brexit) menulis sebuah pamphlet yang merilis daftar keuntungan seperti dihapusnya tariff impor dari negara-negara di luar MEE.

BACA JUGA

BI-Kemenag-UNIDA Gontor Gelar Sekolah Wakaf

KUII Ke-8: BAZNAS Komitmen Perkuat Peran Zakat untuk Pemberdayaan Mustahik

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

Stephen Wiliam Hawking
Siapakah Stephen William Hawking? Dia seorang ahli fisika teoretis dan matematika, sekaligus kosmolog. Dia seorang profesor Lucasian dalam bidang matematika di Universitas Cambridge dan anggota dari Gonville and Caius College, Cambridge. Ia dikenal antara lain karena pemikirannya dalam bidang fisika kuantum, terutama pemikirannya mengenai teori kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan radiasi Hawking.
Stephen Hawking lahir di Oxford, 8 Januari 1942, dari pasangan Dr Frank Hawking, seorang biolog, dan Isobel Hawking. Sejak kecil, dia selalu tertarik pada ilmu pengetahuan. Inspiratornya adalah guru matematika bernama Dikran Tahta. Ayahnya ingin dia masuk ke University College, Oxford. Dia mempelajari ilmu pengetahuan alam, dengan spesialisasi fisika. Ia juga mendapat beasiswa dan meraih gelar BA tahun 1962. Dia mempelajari astronomi dan sempat mendalami bintik matahari. Hawking kemudian masuk ke Trinity Hall, Cambridge. Ia belajar astronomi teoretis dan kosmologi. Masuk usia 21 tahun, dia menderita gejala sklerosis lateral amiotrofik (ALS) yang membuatnya kehilangan hampir seluruh kendali neuromuskularnya. Tahun 1974, ia tidak mampu makan atau bangun tidur sendiri. Suaranya menjadi tidak jelas, hanya dapat dimengerti oleh orang yang mengenalnya dengan baik.
Pada 1985, ia terkena penyakit pneumonia dan harus dilakukan trakeostomi sehingga ia tidak dapat berbicara sama sekali. Seorang ilmuwan Cambridge membuat alat yang memungkinkan Hawking menulis apa yang ingin ia katakan pada sebuah komputer, lalu akan dilafalkan melalui sebuah voice synthesizer’.
Tetapi, kelumpuhan tidak membuatnya berhenti. Bahkan, karier ilmiahnya terus berlanjut hingga lebih dari empat puluh tahun. Belasan bukunya –baik yang ditulis sendiri seperti A Brief History of Time (1988), Black Holes and Baby Universes and Other Essays (1993), dan The Universe in a Nutshell (2001) maupun yang ditulis bersama seperti The Nature of Space and Time (dengan Roger Penrose) (1996) dan The Grand Design (dengan Leonard Mlodinow) (2010) — hampir selalu menjadi best seller. Buku-buku dan penampilan publiknya dalam dunia sains telah menjadikannya seorang selebritis akademik dan teoretikus fisika yang termasyhur di dunia.

Tags: BrexitEfekStephen Hawking
Share5Tweet3Send
Previous Post

NASA Temukan Planet Mirip Bumi

Next Post

Transportasi Supersonik Berbasis Tabung Vakum

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

0
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

12 September 2026
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

12 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result