Lampung Selatan, Gontornews – Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar acara Khutbatul Wada’ dan Wisuda Tahfizh Santriwati Akhir Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) dengan penuh khidmat di halaman utama pondok pesantren. Acara tersebut dihadiri ratusan wali santriwati, tamu undangan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pemerintahan setempat.
Kegiatan dipusatkan di panggung utama bertajuk “Panggung Wada’ 618”, yang menjadi pusat rangkaian prosesi pelepasan santriwati akhir sekaligus wisuda tahfizh.
Pemerintah Provinsi Lampung turut memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut dengan kehadiran Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung. Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Pondok Pesantren (Kabid Pontren), Camat Jati Agung, Lurah Karang Anyar, serta sejumlah pimpinan lembaga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi atas kiprah Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami yang selama ini konsisten mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qur’ani. Ia juga menyampaikan pesan yang ditekankan oleh pimpinan pondok mengenai pentingnya peran pesantren dan para alumninya dalam pembangunan masyarakat Lampung.
“Pesantren bukan hanya mencetak lulusan yang menguasai ilmu agama, tetapi juga melahirkan kader-kader yang siap mengabdi di tengah masyarakat. Alumni Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami diharapkan menjadi pelopor pembangunan, menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan demi kemajuan Provinsi Lampung,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberadaan pesantren memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, para santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi umat dan bangsa.
Prosesi wisuda tahfizh menjadi salah satu momen yang paling mengharukan. Para santriwati menerima penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an yang telah mereka selesaikan selama menempuh pendidikan di pondok. Tangis haru dari para wali santriwati mewarnai jalannya acara sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan putri-putri mereka menyelesaikan pendidikan dan menghafal Al-Qur’an.
Khutbatul Wada’ sebagai tradisi pelepasan santriwati akhir juga menjadi momentum untuk memberikan pesan-pesan terakhir sebelum para lulusan kembali ke tengah masyarakat. Nilai keikhlasan, pengabdian, akhlak mulia, serta semangat dakwah menjadi bekal utama yang ditekankan kepada seluruh alumni.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Al-Mujtama’ Al-Islami kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Muslimah yang unggul, berwawasan luas, berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung. []



















