Rangkasbitung, Gontornews – Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Modern Darel Azhar (PPM DA) Rangkasbitung, Banten. Di tengah persaingan yang sangat ketat dengan ratusan pelatih terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, serta melalui proses seleksi yang dilakukan oleh para panelis dan penguji profesional bergelar profesor di bidangnya, Allah SWT menganugerahkan prestasi yang patut disyukuri.
Pimpinan dan Pengasuh Darel Azhar Rangkasbitung, Dr KH Ikhwan Hadiyyin, menyebutkan, Ustadzah Yeni Yulita SPd MPd, guru Fisika PPM Darel Azhar sekaligus pelatih Tapak Suci Putera Muhammadiyah, berhasil lolos seleksi dan terpilih untuk mewakili para pelatih Indonesia dalam program internasional “Pencak Silat Road to Olympic” yang akan menjangkau 25 negara di dunia.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan keluarga besar Pondok Modern Darel Azhar, keluarga besar Tapak Suci, Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG), masyarakat Banten, dan bangsa Indonesia. “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya melahirkan ulama dan pendidik, tetapi juga kader-kader bangsa yang mampu tampil dan berkontribusi di tingkat internasional,” ujarnya.
Pesantren dan Panggung Dunia
Keberhasilan Ustadzah Yeni Yulita menjadi bukti bahwa dedikasi, kompetensi, disiplin, dan keikhlasan dalam berkhidmah akan menemukan jalannya menuju medan pengabdian yang lebih luas. Dari ruang kelas tempat mendidik santri, hingga gelanggang dunia yang membawa misi budaya bangsa, semuanya berawal dari kesungguhan dalam menjalankan amanah.
Allah SWT berfirman: “Dan bahwa manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.” (QS An-Najm: 39)
Kiai Ikhwan Hadiyyin menuturkan, prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh asatidz dan santri bahwa kerja keras, profesionalisme, dan semangat belajar yang terus dipelihara dapat mengantarkan seseorang dari lingkungan pesantren menuju panggung dunia.
Ia mengatakan, Pondok Modern Darel Azhar sejak awal berdiri berkomitmen mencetak kader umat dan kader bangsa yang memiliki keseimbangan antara ilmu, akhlak, kepemimpinan, dan keterampilan. Keberhasilan ini merupakan salah satu buah dari proses pendidikan yang menanamkan nilai perjuangan, kedisiplinan, dan pengabdian.
Sebagaimana moto yang sering digaungkan di lingkungan pesantren: “From PPM Darel Azhar Rangkasbitung, We Build Teachers, Leaders, Managers, Reformers, and Entrepreneurs.”
“Ustadzah Yeni Yulita telah menunjukkan bahwa seorang guru pesantren dapat menjadi duta budaya bangsa sekaligus representasi nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di forum internasional,” ujar Kiai Ikhwan.
Selamat dan sukses kepada Ustadzah Yeni Yulita SPd MPd. Semoga amanah besar ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, menjadi sarana dakwah budaya bangsa yang berlandaskan iman dan akhlak, serta semakin mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
من جد وجد “Barang siapa bersungguh-sungguh, niscaya akan berhasil.”
Dari PPM Darel Azhar Banten untuk Indonesia. Dari Indonesia untuk dunia.
Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh santri bahwa tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi bagi mereka yang berilmu, berakhlak, dan istiqamah dalam perjuangan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. []





















