Paris, Gontornews – Seperti Amerika Serikat, Prancis juga mengecam ujicoba rudal terbaru Korea Utara. Inilah pernyataan pertama yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Prancis sejak Emmanuel Macron dilantik sebagai presiden.
“Prancis meminta Korea Utara untuk segera menyesuaikan diri dengan kewajiban internasionalnya dan melanjutkan penghentian program nuklir dan balistiknya dengan cara yang lengkap, dapat diverifikasi dan tidak dapat dipulihkan lagi,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Romain Nadal dalam sebuah pernyataan.
Seperti banyak diberitakan media massa, Korea Utara telah melakukan ujicoba rudal balistik pada hari Ahad (14/5). Rudal itu kemudian jatuh di Laut Jepang atau sekitar 500 km perbatasan Rusia.
Korea Utara telah melakukan dua ujicoba atom dan puluhan peluncuran rudal sejak awal tahun lalu dalam upaya mengembangkan rudal balistik antarbenua yang mampu mengantarkan hulu ledak nuklir ke daratan AS. [Rusdiono Mukri]
























