Teheran, Gontornews — Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyalahkan Amerika Serikat atas ketidakstabilan di Timur Tengah saat ini. Dia juga mengatakan, pertarungan Washington melawan ISIS adalah “sebuah kebohongan”.
“Anda [Amerika Serikat] dan agen Anda adalah sumber ketidakstabilan di Timur Tengah … Siapa yang menciptakan Negara Islam? Amerika … Klaim Amerika untuk berperang melawan Negara Islam adalah sebuah kebohongan,” kata Khamenei pada hari Senin (12/6) dalam sebuah pertemuan dengan pejabat tinggi Iran.
Iran dan Amerika Serikat memutuskan hubungan diplomatik sesaat setelah meletus revolusi Islam Iran tahun 1979. Permusuhan terhadap Washington telah lama menjadi titik temu pendukung garis keras Khamenei di Iran.
Khamenei telah mengeluarkan beberapa pernyataan yang mencela Amerika Serikat sejak awal bulan suci Ramadhan. Sementara Presiden AS Donald Trump, sejak menjabat, telah menentang Iran dengan suara keras. Hal ini mengindikasikan bahwa dia akan membalikkan upaya pemerintahan sebelumnya yang berencana mengadakan pertemuan dengan Teheran.
Pemimpin Iran tersebut menuduh Amerika Serikat dan sekutu regionalnya, Arab Saudi, mendanai kelompok garis keras, termasuk ISIS, yang melakukan serangan pertamanya di Iran pada hari Rabu di Teheran, yang menewaskan 17 orang.
Namun Riyadh membantah terlibat dalam pemboman bunuh diri dan serangan senjata terhadap parlemen Iran dan makam pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini, itu.
Presiden Iran Hassan Rouhani, yang ingin membuka diri terhadap dunia, telah mengutuk serangan tersebut, tanpa menuduh negara mana yang terlibat dalam serangan itu. [Rusdiono Mukri]
























