Mekkah, Gontornews — Para astronom memprediksi penampakan bulan baru Dzulhijjah pada hari Senin, 21 Agustus 2017, pukul 18:30 GMT. Mereka juga meramalkan, bulan baru tidak akan terlihat dengan mata telanjang. Di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, bulan bahkan akan terbenam sebelum matahari terbenam.
Secara tradisional, jarak pandang bulan sabit tergantung pada lokasi penampakan dan kondisi meteorologi. Bahkan juga bergantung pada teknologi pencitraan yang digunakan untuk melihat bulan baru.
Seperti dirilis Aljazeera, Steve Bell dari Kantor Hidrografi Inggris mengatakan, kamera khusus digital inframerah bisa memotret bulan baru, yang tidak terlihat oleh teleskop karena jangkauan optiknya yang terbatas.
Teknologi pencitraan digital canggih seperti itu telah digunakan dalam melihat bulan baru saat Idul Fitri 2017. [Rusdiono Mukri]


















