Jakarta, Gontornews — Para buruh yang demo menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di depan Balaikota DKI Jakartadiajak shalat Ashar oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno sebelum berdialog, Selasa (31/10).
Sebelumnya, Sandiaga memantau para buruh langsung dari mobil tactica milik polisi yang didampingi oleh Deputi Presiden Konfenderasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), M. Rusdi dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah.
Namun, setelah naik sebentar di mobil tactica, adzan Ashar berkumandang. Sandi pun meminta izin serta mengajak massa buruh untuk sama-sama shalat Ashar berjamaah.
“Pak Wakil Gubernur meminta kita untuk melakukan shalat berjamaah dulu. Sebagai seorang Muslim yang baik, panggilan Allah sudah memanggil, dahulukan panggilan Allah. Nanti beliau pasti akan menemui kita lagi di sini,” ucap Rusdi yang berada di samping Sandi.
Usai menunaikan ibadah shalat Ashar, Sandiaga langsung menemui para buruh yang disambut dengan shalawat oleh para buruh. Selanjutnya Wagub langsung naik mobil komando milik buruh yang disambut dengan tepukan meriah.
“Kita tetap amanah, kita tetap istiqamah, banyak sekali tekanan-tekanan Insya Allah kalau kita bersatu kita bisa,” kata Sandiaga.
Para buruh yang berdemo menuntut UMP yang ditetapkan sebesar Rp 3,9 juta. Saat ini, Dewan Pengupahan yang terdiri dari perwakilan buruh, pengusaha dan pemerintah masih berunding untuk menetapkan UMP. [Fathurroji]

















