Jakarta, Gontornews – Lembaga penerbangan dan dan antariksa nasional (LAPAN) siap bangun fasilitas pengamatan antariksa modern, observatorium nasional (Obnas) terbesar se-Asia Tenggara di Gunung Timau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam proyek yang melibatkan Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Nusa Cendana (Undana), Pemerintah Provinsi NTT dan Pemkan Kupang tersebut ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.
Dilansir dari laman lapan.go.id, pembangunan Obnas di Kupang tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai tempat penelitian antariksa, serta pembangunan kawasan Timur indonesia.
Pembangunan Obnas ini penting bagi Indonesia karena peran ganda. Pertama, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang keantariksaan, memuat tentang kegiatan keantariksaan, salah satunya sains antariksa.
Kedua, menjadi salah satu agenda prioritas Presiden (Nawa Cita), yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, antara lain melalui pemerataan pembangunan antar-wilayah, terutama Kawasan Timur Indonesia.
Selain itu, dengan pembangunan Obnas ini juga disusun berdasarkan konsep perencanaan jangka panjang. Rencananya, wilayah sekitar Obnas akan dikembangkan sebagai kawasan Taman Nasional Langit Gelap (National Dark Sky Park). Kawasan wisata tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan untuk menikmati keindahan alam dan langit di malam hari. [Mohamad Deny Irawan]




















