Jakarta, Gontornews – Bagi sebagian orang, jagung putren tak lebih dari dari sekedar teman masak oseng-oseng. Tak banyak yang menyantap jagung putren ini dengan sajian khusus apalagi menyantapnya mentah-mentah. Selain rasanya yang hambar, bentuknya pun tidak menarik. Tapi siapa sangka, jagung putren sangat bermanfaat bagi penderita jantung koroner.
Kesan negatif tentang jagung muda ini ditujukan oleh ahli gizi, Shira Lechewski. Sebagaimana dilansir cnn, Lechewski mengungkapkan bahwa jagung muda tidak memiliki gizi karena umurnya yang singkat saat dipanen.
“Karena ini dipanen beberapa hari sebeum jagung menjadi matang, tidak ada banyak waktu untuk mineral dan nutrisi yang mengisi jagung sehingga padat gizi,” ungkap Lechewski.
Jagung muda digolongkan sebagai tanaman sayuran. Makanan ini biasanya diolah menjadi bagian dari capcay, makanan khas Cina. Warnanya yang kuning cerah serta rasanya yang renyah jadi alasan bagi setiap koki mencampurkan jagung putren dalam masakannya.
Jagung jenis ini dipanen sebelum jagung manis tumbuh besar. Oleh petani, jagung ini dianggap tidak memberikan keuntungan sehingga dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Jagung putren banyak digunakan di daerah Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Prosesi panen jagung muda dilakukan secara manual dengan tangan dan dilakukan ketika rambut jagung mulai muncul sedikit. Meski terkesan tidak memiliki gizi, jagung putren memiliki kandungan gula hasil dari fotosintesis.
Tanaman sayuran yang dikenal di dunia internasional dengan nama ‘baby corn’ ini memiliki segudang manfaat kesehatan seperti kemampuan untuk mengatur keseimbangan asam dalam tubuh yang bermanfaat bagi penderita Diabetes Melitus maupun gangguan metabolisme tubuh sepeti lambung.
Bagi mereka yang kesulitan buang air kecil, dianjurkan untuk mengonsumsi jagung putren. Jagung putren berfungsi sebagai Diuretik yang melancarkan cairan urin. Lancarnya urin menandakan gangguan ginjal, kandung kemih serta batu ginjal teratasi.
Sebagaimana disinggung di awal, bagi para penderita penyakit kardiovaskular atau jantung, mengonsumsi jagung putren sangat dianjurkan. Jagung putren mampu melancarkan peredaran darah sehingga meringankan kerja jantung pada penderita jantung koroner. Tidak hanya itu, plak garam yang terdapat pada dinding arteri penyebab hipertensi luluh oleh lemak jagung putren.
Satu kilogram jagung putren mengandung sekitar 500 kilo kalori yang baik serta penyedia energi bagi tubuh. Kandungan serat dalam tumbuhan kecil ini juga baik untuk anak-anak karena dapat memperlancar metabolisme dalam tubuh dan mencegah sembelit.
Zat lutein yang terkandung dalam jagung putren ini juga dapat menyehatkan mata. Selain itu, antioksidan zeaxantin pada tanaman sayuran ini meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit.
Bagi mereka yang sedang menyusun program diet, mengonsumsi jagung putren sangat disarankan. Jagung muda memiliki kandungan lemak rendah namun kaya akan asam folic dan potassium.
Sayur berukuran kecil ini juga dapat mencegah kepikunan atau alzheimer. Kandungan folat tinggi dalam jagung ‘imut’ ini merupakan unsur yang berfungsi untuk kesehatan otak. Begitu juga dengan kandungan zat besi dalam tubuh memungkinkan seluruh tubuh pengonsumsi jagung putren mendapatkan asupan oksigen yang cukup.
Tidak ketinggalan, jagung putren juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan serta mempercantik kulit. Banyaknya kandungan vitamin C memberikan jaminan bagi tubuh untuk terbebas dari radikal bebas dan membantu kulit menjadi lebih cantik dan cerah. Dalam satu buah jagung muda, terdapat 23% vitamin C dan 3% vitamin A yang berfungsi mempercepat serta menyembuhkan infeksi yang terjadi pada tubuh.
Bak ungkapan kecil-kecil cabai rawit, jagung putren memiliki potensi kesehatan yang luar biasa meski bentuknya kecil dan kerap diremehkan manfaat serta nutrisi yang terkandung di dalamnya. [Mohamad Deny Irawan]

















