Jakarta, Gontornews – Ditunjuknya kembali Sri Mulyani Indrawati (54) sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia memunculkan optimisme dari Presiden Republik Indonesia periode 2004-2014, Susilo Bambang Yudhoyono.
“Pernyataan dan langkah-langkah yang akan diambil oleh Ibu Sri Mulyani Indrawati (SMI), Menteri Keuangan, memberikan harapan bagi kita,” kata SBY pada akun twitternya, @SBYudhoyono, Ahad (14/8) pagi.
“SMI garis bawahi pengelolaan dan penertiban APBN/Fiskal, termasuk ‘spending cut’, serta peningkatan penerimaan pajak yang rasional,” tambahnya.
Pada Rabu (27/7) lalu, Presiden Joko Widodo melantik 12 menteri dan 1 kepala BKPM sebagai bagian dari reshuffle kabinet jilid 2.
Menurut SBY, SMI adalah orang yang tepat untuk menanggulangi kondisi perekonomian Indonesia di kancah global. Ketua Umum Partai Demokrat tersebut menilai bahwa SMI sangat mengerti inti permasalahan ekonomi global 2 tahun terakhir.
“Mungkin banyak pihak tak nyaman dengan langkah (pemilihan) SMI, tetapi laksana obat yang mujarab, meskipun pahit akan menyehatkan,” kata SBY.
Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Kerja, wanita kelahiran Lampung itu menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia pada 2010-2016. Meski demikian, menurut pakar ekonomi, Ichsanuddin Noorsy, pengangkatan SMI sebagai Menteri Keuangan merupakan wujud liberalisasi perekonomian.
“Maka perombakan struktur personalia kabinet kali ini pun tidak memberi makna mendasar bagi tegaknya kedaulatan ekonomi nasional. Hal ini memberi petunjuk, saat neoliberal makin sejati, maka dominasi konglomerasi nasional dan internasional akan berjalan seperti biasa dengan kecenderungan menguat di tengah rakyat jelata tidak mengerti bagaimana mengangkat harga dirinya,” kata Noorsy kepada Gontornews.com.
SBY, yang mengakui adanya pro dan kontra terhadap penunjukan SMI sebagai Menteri Keuangan, tetap mendukung dan mengapresiasi langkan SMI demi memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia.
“Welcome home, Ibu Sri Mulyani. Selamat bertugas. Teruslah bekerja untuk rakyat dan Indonesia yang kita cintai bersama,” pungkas SBY. [Mohamad Deny Irawan/Rus]





















