Batang, Gontornews β Mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Mesir, Prof Sangidu, mendesak pemerintah untuk mempercepat kerjasama pendidikan tinggi dengan Mesir.
Menurut Guru Besar Sastra Arab Fakultas Ilmu Bahasa Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut, kerjasama dengan pendidikan tinggi di Mesir adalah salah satu kerjasama yang menarik.
“Hasilnya, sekarang sudah puluhan kerjasama antara Indonesia dan Mesir, ada UGM, UNJ, UPI, UI, UNS, UIN, UNIDA Gontor, IAIN-IAIN, UMP, UMY, UAD, dan masih banyak yang lainnya, termasuk Tazakka ini yang hari ini in syaa Allah akan MoU dengan Canal Suez University,β kata Prof Sangidu saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding antara Pondok Modern Tazakka dengan Suez Canal University (SCU) Mesir di Batang, Ahad (4/2).
“Meskipun (PM Tazakka) pondok (pesantren) tapi larinya kencang seperti perguruan tinggi. Hal yang bagus supaya untuk percepatan kaderisasi SDM semakin kuat,” puji Prof Sangidu terhadap sepak terjang kerjasama yang dilakukan olehΒ Tazakka itu.
Sebelumnya, Tazakka melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman dan kerjasama dengan Suez Canal University (SCU), Mesir, Ahad (4/2).
Dalam penandatanganan tersebut, hadir Pimpinan PM Tazakka KH Anang Rikza Masyhadi, KH Anizar Masyhadi, Wakil Rektor SCU Prof Dr Atef Abu El-Nur, Direktur Pusat Studi Indonesia SCU Prof Dr Hasan Abdel Alim Yusuf, Prof Sangidu, Dr Masrukhi dan Subhan Jaelani dari Staf Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo.
SCU Kairo melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan beberapa rektor perguruan tinggi di Indonesia seperti Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang (UNES), Unversitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, maupun Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Sekali lagi, Prof Sangidu memuji manuver yang dilakukan PM Tazakka. “Saya lihat, PM Tazakka cerdik melihat peluang. Pada hari Ahad, banyak perguruan tinggi libur. PM Tazakka lantas membawa mereka (Suez Canal University Mesir) ke sini,β kata Prof Sangidu. [Mohamad Deny Irawan]





















