Delft, Gontornews – Sebuah penelitian menjelaskan bahwa pertumbuhan sampah plastik di Samudera Plastik meningkat dastis. Dalam penelitian tersebut, sekitar 80.000 ton plastik tersebar di Samudera Pasifik sepanjang Hawai dan California.
“Konsentrasi sampah plastik meningkat dan saya pikir situasinya makin memburuk,” kata Laurent Lebreton dari The Ocean Cleanup Foundation Belanda.
“Ini benar-benar hal yang jadi sorotan agar pihak-pihak terkait mengambil tindakan untuk menghentikan masuknya sampah plastik ke laut serta mengambil langkah untuk membersihkan masalah tersebut,” tambah Lebreton.
BBC menyebut limbah plastik tersebar di lima wilayah laut dengan yang terbanyak ada di Hawaii dan California. Sampah mikroplastik berkontribusi sebanyak 8% dari total sampah plastik yang mengapung di area seluas 1,6 juta km persegi tersebut.
Dari 1,8 trilium sampah plastik, beberapa yang terkena jaring ikan adalah mainan hingga dudukan toilet.
Erik van Sebile dari Universitas Utrecht Belanda mengungkapkan bahwa temuan tersebut mengejutkan. Pasalnya, belum pernah ada penelitian yang menyebut berapa jumlah plastik yang mengapung di Samudera Pasifik.
“Sementara estimasi mereka berada dalam rentang kepastian yang besari, mereka justru melaporan jumlah plastik yang cukup mengejutkan,” pungkas Erik. [Mohamad Deny Irawan]






















