Seoul, Gontornews — Korea Utara akan segera menangguhkan uji coba nuklir dan rudal serta mencabut lokasi uji coba nuklirnya. Bahkan negara itu akan lebih memilih untuk fokus pada pertumbuhan ekonomi dan perdamaian.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) mengabarkan, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan bahwa negaranya tidak perlu lagi melakukan tes nuklir atau uji coba rudal balistik antarbenua karena telah menyelesaikan tujuannya untuk mengembangkan senjata.
Hal tersebut adalah pertama kalinya Kim secara langsung menyampaikan keinginannya mengenai program senjata nuklir Korea Utara menjelang KTT yang direncanakan bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in minggu depan dan Presiden AS Donald Trump pada akhir Mei atau awal Juni mendatang.
Janji Kim untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir, yang diprakarsai oleh kakeknya, akan memberikan perubahan signifikan bagi pemimpin 34 tahun itu yang telah mempertaruhkan keamanannya pada persenjataan nuklirnya dan telah menghabiskan bertahun-tahun untuk merayakan senjata tersebut sebagai bagian integral dari kekuasaannya.
Rencana dan komitmen pengujian untuk menutup situs uji saja tidak akan memenuhi tuntutan Washington untuk membuktikan bahwa Pyongyang akan benar-benar membongkar semua senjata nuklir dan misilnya. Namun pengumuman yang dilakukan Kim saat ini telah menunjukkan Kim serius tentang pembicaraan desentralisasi.
“Uji coba nuklir utara dari Korea Utara akan dibongkar secara transparan untuk menjamin penghentian uji nuklir,” kata KCNA setelah Kim mengadakan sesi pleno Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa pada hari Jumat (20/4).
Nama resmi Korea Utara adalah Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK). Sementara Situs Pyunggye-ri adalah satu-satunya situs uji coba nuklir Korea Utara, sebuah tempat yang digunakan untuk enam uji coba bawah tanah termasuk uji coba terakhir dan terbesar yang dilakukan pada bulan September lalu.
Sementara itu, dalam sebuat pernyataan di media sosial, Trump menyambut pernyataan Pemimpin Korea Utara itu dan mengatakan bahwa dia menantikan KTT dengan Kim.
“Korea Utara telah setuju untuk menangguhkan semua Uji Coba Nuklir dan menutup situs uji besar. Ini adalah kabar baik bagi Korea Utara dan Dunia – kemajuan besar! Nantikan KTT kami, ”kata Trump di Twitter.
Sedangkan Korea Selatan, tetangga Korea Utara mengatakan keputusan Korea Utara menandai kemajuan berarti untuk menuju desentralisasi semenanjung dan akan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pertemuan antar dua Korea dan Amerika Serikat.
Selain itu, Cina yang merupakan satu-satunya sekutu utama Korea Utara yang masih frustrasi dengan perkembangan persenjataan Korea Utara menyambut baik pengumuman yang mengatakan akan mengurangi ketegangan dan mendorong desentralisasi.
“Pihak China percaya bahwa keputusan Korea Utara akan membantu memperbaiki situasi di semenanjung itu,” kata juru bicara kementerian luar negeri Cina, Lu Kang, dalam sebuah pernyataan. Devi Lusianawati


















