Kabul, Gontornews — Pasukan keamanan Afghanistan telah membebaskan 149 penumpang, termasuk wanita dan anak-anak, setelah pejuang Taliban menyergap tiga bus dan menculik lebih dari 150 orang di Provinsi Kunduz utara, Afghanistan.
Menurut Abdul Rahman Aqtash, kepala polisi Provinsi Takhar, tiga bus yang membawa penumpang dari Provinsi Badakhshan dan Takhar, sedang dalam perjalanan ke Kabul ketika mereka disergap di distrik Khan Abad pada hari Senin (20/8).
Seorang juru bicara Taliban membenarkan bahwa kelompok itu menyergap ‘tiga bus yang penuh penumpang’. Dia menambahkan, penumpang sipil akan dibebaskan sementara personel pasukan keamanan akan ditahan.
“Pasukan keamanan melakukan operasi penyelamatan dan berhasil membebaskan 149 penumpang,” kata juru bicara gubernur Kunduz, Esmatullah Muradi, dikutip Aljazeera.
Ia menambahkan, 21 orang masih disandera oleh kelompok bersenjata itu.
“Para penumpang disandera di pagi hari ketika mereka dalam perjalanan ke ibukota Kabul dari Provinsi Takhar,” kata Muradi sebelumnya.
Penyergapan terjadi sehari setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan gencatan senjata bersyarat dengan Taliban selama Idul Adha. [Rusdiono Mukri]






















