Mallorca, Gontornews — Banjir bandang yang menerjang Kota Mallorca, Spanyol, telah menewaskan dua Warga Negara Inggris. Selain itu, banjir juga menewaskan tujuh orang dan beberapa masih hilang, Rabu (10/10).
Dikutip laman AFP, juru bicara untuk kantor Pemerintah Spanyol di Kepulauan Balearic menjelaskan, kedua turis asal Inggris ditemukan tewas di dalam taksi, sementara sopir taksi hilang dan masih dalam pencarian.
Hujan lebat yang mengakibatkan banjir lumpur tersebut juga telah menewaskan mantan mayor Arta, Rafael Gili. “Dan dua dari mereka yang tewas berada di Sant Llorenc, satu di Arta dan dua lagi di S’Illot,” jelasnya.
Rekaman yang disiarkan dari televisi Spanyol menunjukkan mobil-mobil yang disapu oleh banjir, kondisi perairan berlumpur, rumah-rumah yang tenggelam dan kendaraan yang menumpuk jadi satu. Hal itu itu terjadi setelah Pulau Mediterania itu diguyur hujan lebat yang berlangsung hanya dalam beberapa jam.
Hujan lebat itu memicu banjir besar, yang mengalir melalui jalan-jalan di bagian timur pulau tersebut.
Layanan darurat di sekitar lokasi mengatakan pihaknya tengah memprioritaskan korban hilang akibat disapu banjir bandang.
Setidaknya 220 milimeter hujan dipercaya telah merendam wilayah tersebut. Air hujan telah membanjiri rumah, jalan dan ladang. Demikian dengan puluhan mobil yang hancur setelah hanyut oleh air banjir.
Ratusan orang terpalsa tinggal di tempat penampungan darurat. Sekolah yang terkena dampak juga telah ditutup pada hari Rabu. Kerusakan diperkirakan akan mencapai jutaan dolar.
Sementara itu, pemicu dari cuaca buruk yang terjadi adalah area tekanan rendah yang intens yang juga mengakibatkan banjir ke kota Barcelona di daratan Spanyol.
Sampai saat berita ini diturunkan, badai petir masih menyambar wilayah itu dan hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung. Wilayah yang paling berisiko terdampak banjir adalah Prancis selatan dan barat laut Italia.[Devi Lusianawati]






















