10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 26 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Bachtiar Nasir, Lc: Umat Islam Harus Terus Cetak Generasi Ulama Intelek

Edithya Miranti by Edithya Miranti
11 October 2018
in Wawancara
0
Bachtiar Nasir, Lc: Umat Islam Harus Terus Cetak Generasi Ulama Intelek

Jakarta, Gontornews —Mencetak generasi ulama intelek menjadi sebuah kebutuhan yang sangat mendesak. Banyaknya jumlah ilmuwan Barat, semakin menggerus kekayaan khazanah Islam yang sejatinya lebih unggul dari mereka. Karena itu, mari kembalikan kejayaan ilmu-ilmu Islam seperti dahulu. Berikut kutipan wawancara dengan Ustadz Bachtiar Nasir, Lc, Sekretaris Jenderal MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia) dan pimpinan AQL (Ar-Rahman Qur’anic Learning) kepada Gontornews.com:

Saat ini generasi kita sudah banyak yang tertinggal dalam bidang IPTEK, lantas apa kendalanya dan bagaimana caranya agar umat Islam bisa kembali bangkit menjadi generasi yang kaya akan IPTEK seperti para pejuang Islam terdahulu?

Pertama, dalam konsep kultur sosial islam, sebagaimana yang dikatakan Al-Ghozali, ”Rusaknya umat karena rusaknya pemimpin, rusaknya pemimpin karena rusaknya ulama.” Jadi perbaikan pertama untuk mencerdaskan umat ini dimulai dari perbaikan ulama, saat ini alhamdulilah sudah ada program-program kaderisasi ulama yang dibina oleh majelis ulama dan in syaa Allah majelis intelektual dan ulama MUI di Indonesia dan lembaga-lembaga Islam di Indonesia.

Cuma ini memang masih sangat kurang, masih sangat minim sekali, sangat miskin sekali karenanya ini perlu perhatian khusus dari segenap tokoh dan masyarakat untuk ikut serta juga pemerintah untuk mendukung program kaderisasi ulama ini.

BACA JUGA

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan Β 

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren RamahΒ Lingkungan

Kedua, para ulama harus kembali pada posisinya, penyakit terbesar para ulama adalah cinta dunia, kalau sudah berhubungan dengan para penguasa sudah masuk ke dalam dunia politik akhirnya mereka lupa dengan posisinya dan tidak lagi menjadi teladan bagi dari pada umat.

Jadi, kalau ingin membangkitkan umat Islam di Indonesia pada khususnya, maka para ulama harus kembali kepada posisinya sebagai orang yg menyebarkan ilmu-ilmu Allah dengan cara takut kepada Allah SWT lalu mendidik sebanyak-banyanya.

Lantas kemudian mengajak pemerintah untuk bersama membangun kecerdasan ulama-ulama ini dan memberikan kesejahteraannya. Supaya mereka tidak gampang terpancing kepada urusan dunia meskipun itu bukan menjadi satu alasan.

Ketiga, pendidikan agama di sekolah juga pendidikan orang tua di rumah. Terhadap pendidikan agama, ini yang harus diperbanyak dan media-media Islam juga harus bersatu bagaimana cara membangun kecerdasan umat ini.

Apa peran pesantren dalam pembentukan ulama intelek?

Pertama, alhamdulilah sampai saat ini pesantren masih berperan penting sebagai benteng utama di Indonesia. Bahwa di sana ada pesantren yang misorientasi atau tidak menjadi sarana untuk tafaquh fi diin itu mungkin bisa menjadi improvisasi walaupun sebenarnya ini jangan menjadikan pesantren-pesantren ini kehilangan arah sebagai pusat tafaquh fi din.

Kedua, alhamdulilah alumni-alumni pesantren sampai sekarang masih ada yang komit. Dimana saat mereka keluar dari pesantrennya, mereka masih tetap berjuang menegakkan agama Allah dan mengajarkan ilmu-ilmunya.

Apa peran Miumi dalam pembentukan ulama intelek?

Alhamdulilah kami (MIUMI) telah melakukan percepatan, jadi kita tidak bergerak sendiri-sendiri untuk para tokoh ormas atau tokoh umat yg mainstreamnya ke umat bukan kekuasaan. Jadi kita berbasis masa untuk bekerja sama bersatu mencerdaskan umat dalam dua bentuk, pertama pembinaan dan kedua perlindungan dari arus aliran sesat yang sedang berkembang.

Sebab kedua itu harus dilakukan. Kalau pembinaan tidak disertai dari perlindungan akidah atau perlindungan umat dari aliran sesat, maka ini semua bisa mengacaukan apa yg sudah kita bangun. Karena itu, MIUMI juga sedang berupaya hendak melakukan kaderisasi ulama dan merekrut ulama-ulama yang ada di seluruh Indonesia, termasuk para ulama muda yang mainstreamnya tertuju ke umat.

Bagaimana Prosedurnya?

Dengan bekerja sama pada lembaga-lembaga Islam yang ada di Indonesia khususnya.

Bagaimana pandangan anda terhadap kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah di Indonesia yang saat ini?

Pendidikan kita sekarang, kesatu sangat materialistik, kedua dikotomis agama dan non agama, ketiga sekularisme sangat kencang, keempat liberalismenya juga luar biasa, kelima porno yang sudah ada dan menjalar di sekolah-sekolah. Fakta inilah yang kini terjadi di sejumlah lembaga pendidikan.

Kurikulum pendidikan saat ini terkesan ikut menutup-nutupi kebenaran sehingga banyak korban pelajar yang tidak mengenal hasil jerih payah para tokoh Islam terdahulu. Lalu jika ada yang mengusulkan perubahan kurikulum pendidikan, bagaimanakan sikap anda?

Saya setuju! Bagus sekali! Itukan kejujuran intelektual yang harus dibangun dikalangan intelek, dan di Β tengah masyarakat. Jadi budaya plagiator dan ketidakjujuran harus dihilangkan dalam sisi keilmuan.

Apa usulan anda tentang hal ini?

Kelihatannya diknas dan depag harus memperhatikan tokoh-tokoh umat dalam menyusun tinjauan instruksional umum maupun khusus. Minimal di daerah itu harus dilibatkan. Bahwa nanti ditingkat tehnis pokok bahasan dan sub pokok bahasan bisa dilibatkan pada ahlinya atau guru, tetapi secara garis besarΒ  untuk menentukan arahan pendidikan dan pembahasan harus melibatkan para tokoh. Karena sejujurnya departemen agama atau pendidikan nasional juga kekurangan informasi, kekurangan sumber daya manusia, dan terutama kekurangan cahaya, di mana mereka butuh pada bantuan para ulama.

Menurut anda, mungkinkah harapan ini bisa terjadi?

Sangat mungkin. Dan sebetulnya diknas juga telah mengundang (meski tidak sering) dari pihak swasta juga beberapa pakar sudah beberapa kali diajak. Itu sudah dilakukan oleh depag hanya saja ruang lingkupnya masih kecil dan seringkali antara yg dirapatkan dan yg dilaksanakan berbeda. Dan yang membahyakan saya pernah menjadi korban, jadi tokohnya diundang hanya untuk membocorkan dana abadi umat misalnya. <Edithya Miranti>

 

Tags: Bachtiar NasirLcPimpinan AQlSekjend MIUMIUlama intelek
Share44Tweet27Send
Previous Post

Gempa 6,4 SR Guncang Jatim, Tiga Orang Meninggal Dunia

Next Post

Pasca Gempa Gubernur Jatim Gelar Rapat Terbatas

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.πŸ›’ Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ”₯ Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🀍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🀲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.πŸ’¬ Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result