Islamabad, Gontornews –- Dalam upaya memperbaiki kondisi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, Pemerintah Pakistan bertekad untuk membantu 5 juta rumah berbiaya terjangkau bagi kaum miskin. Pernyataan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan saat meresmika program Perumahan Naya Pakistan di Islamabad, Rabu (10/10).
Lebih lanjut, Imran Khan meminta kepada seluruh masyarakat Pakistan untuk mempercayai program pengentasan kemiskinan yang mereka siapkan sebut saja bantuan dana yang mereka ajukan kepada Dana Moneter Internasional (IMF).
“Kami ingin mendapatkan pinjaman tersebut guna melunasi pinjaman (yang lain),” kata PM Imran Khan sebagaimana dilansir Daily News.
“Jika kami bisa mencegah tindak pidana pencucian uang, maka kami tidak akan membutuhkan pinjaman tambahan,” tambah Imran.
Imran berharap proyek perumahan bagi kalangan masyarakat miskin di Pakistan dapat menarik investasi baik lokal maupun asing dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan.
Secara teknis, PM Imran telah membentuk semacam satuan tugas yang akan bertugas mengurusi segala kebutuhan konstruksi dari awal hingga akhir penyelesaian proyek. Selain itu, badan pengatur keuangan nasional Pakistan juga akan memangkas sejumlah aturan yang dianggap menghambat proyek tersebut.
Pemerintah tengah mempersiapkan sejumlah proyek percontohan perumahan murah di daerah seperti Faisalabad, Sukkur, Quetta, Dera ismail Khan, Islamabad, Gilgit dan Muzaffarabad.
“Penyediaan lima juta rumah yang dilengkapi dengan semua fasilitas dasar dan pengentasan pemukiman kumuh merupakan prioritas utama pemerintah dan bagian dari manifestasi Pakistan Tehreek-e-Insaf,” tambah Imran.
Sebagaimana diketahui, Pakistan yang memiliki 210 juta warga hanya memiliki 30 juta unit rumah yang layak dihuni atau kurang 10 juta rumah layak huni lainnya. Dari target pembangunan 700.000 rumah setiap tahun, hanya 250.000 rumah yang berhasil direalisasikan dan 450.000 lainnya gagal terealisasi. [Mohamad Deny Irawan]





















