Kabul, Gontornews — Sedikitnya 10 warga sipil dan lima perwira polisi tewas dalam serangan bom bunuh diri di tempat pemungutan suara (TPS) di ibukota Afghanistan, Kabul, Sabtu (20/10). Sementara 25 warga lainnya terluka.
“Sepuluh warga sipil dan lima petugas polisi tewas ketika pembom mencoba memasuki sebuah tempat pemungutan suara dan lebih dari 25 orang terluka,” kata seorang pejabat senior keamanan seperti dikutip Aljazeera.
Serangan itu tampaknya merupakan serangan paling serius di antara serangkaian serangan berskala kecil yang menyebabkan puluhan korban di seluruh Afghanistan.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.
Kelompok bersenjata Taliban telah mengeluarkan serangkaian pernyataan yang meminta warga untuk tidak mendatangi TPS-TPS.
Akibat serangan-serangan itu Pemilu parlemen di Afghanistan tidak berjalan mulus.
Komisi Independen Pemilihan (IEC), badan yang mengawasi pemungutan suara, mengatakan waktu pemungutan suara akan diperpanjang di beberapa TPS. Bahkan ada sejumlah TPS yang belum dibuka Sabtu kemarin. TPS-TPS itu akan dibuka hari Ahad (21/10) ini. [Rusdiono Mukri]























