10
Tonton Selengkapnya
Prof Syam
26 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 22 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Gak Kompromi, Sikat!

Oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
21 November 2018
in Kolom
0
Gak Kompromi, Sikat!

Sikap kompromi terkesan baik. Dianggap moderat, tawashut, akomodatif, dan bersahabat. Lawannya adalah konfrontatif. Dikesankan bikin gaduh, kontra produktif, gak matang dalam berpolitik, dan macam-macam. Narasi ini bisa benar, tapi bisa juga salah. Bergantung subyeknya.

Jika anda melanggar lalu lintas, gak bawa SIM misalnya, lalu anda berkompromi atau mau diajak kompromi, ini tentu negatif. Kompromi negatif ini merajalela, baik di ranah hukum, di kantor birokrasi, juga terutama di dunia politik.

Cerita Mahfud MD tentang seorang calon presiden akan mendapat dukungan ormas kalau wakilnya dari ormas, ini juga bagian dari kompromi di bidang politik. Tapi, kurang pas. Sebab, tidak berbasis kepada program kerakyatan. Tapi lebih pada kepentingan sektarian dan mengamankan kelompok.

Basis kerakyatan itu misalnya, ormas kami siap digerakkan untuk mendukung jika ketergantungan ekonomi kepada asing dikurangi. Aturan terhadap investasi asing diperketat. Ketahanan ekonomi berbasis UMKM diperkuat dan jadi prioritas. Membuka lahan buat tenaga kerja dalam negeri, bukan tenaga kerja asing.

BACA JUGA

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Impor bahan pokok dikendalikan dan tidak jor-joran, sehingga tidak merusak harga dari petani. BBM tidak naik supaya harga-harga tidak melambung tinggi. Nah, kalau kontrak politiknya begini, keren nih calon pemimpin.

Tapi, jangan juga semata-mata kontrak politik. Obral janji memang sebuah keniscayaan berpolitik, terutama menjelang pemilu. Tapi, mesti harus disesuaikan dengan kemungkinan dan kemampuan untuk merealisasikan. Kata “merealisasikan” itu tidak berbasis pada survei dan persepsi publik, tapi pada data.

Dinamika kompromistis itu terjadi di pusat maupun di daerah. Di pusat antara kepala negara dengan DPR. Di daerah, antara kepala daerah dengan DPRD. Berlaku tradisi dan mental yang hampir mirip. Bedanya, jika di pusat penguasanya adalah presiden, maka di daerah anggota DPRD biasanya lebih galak dari kepala daerah.

Teorinya, penguasa yang kuat bisa menekan DPR. Era Orla dan Orba merepresentasikan itu. Era reformasi? DPR menguat. Tapi, berangsur melemah, terutama ketika mayoritas partai bergabung ke penguasa.

Sementara di daerah, DPRD hampir selalu lebih kuat. Kecuali sedikit daerah di mana kepala daerah punya investasi kepada anggota DPRD saat mereka masih jadi caleg.

Tak sedikit kepala daerah yang kabarnya ditekan. Program dipersulit untuk lolos, anggaran dipangkas, terutama terkait dengan program potensial bagi kepala daerah yang sedang bersemangat membangun prestasinya. Ujungnya? Kompromi. Ada deal dan kompensasi.

Bisa dengan dana aspirasi. Bisa juga dengan projek-projek yang memberi keuntungan buat anggota DPRD. Bisa apa saja. Kasih mainan, beres. Itulah kalimat yang sering didengar publik.

Nah, kompromi terutama model yang kedua ini gak pas. Melanggar aturan, dan berpotensi merugikan negara. Kompromi semacam ini telah menelan banyak korban di KPK.

Adu kuat kepala daerah dengan DPRD seringkali terjadi terkait hal-hal macam begini. Apalagi jika kepala daerah hanya didukung oleh partai minoritas seperti di DKI Jakarta. Eskalasinya relatif tinggi. Potensi adanya hambatan dan tantangannya lebih besar. Lagi-lagi, biasanya berupa pemangkasan anggaran dan mengganggu kinerja kepala daerah.

Penghentian proyek reklamasi dan penutupan Alexis di DKI, seperti jadi petunjuk bahwa Gubernur Jakarta bukan tipe kepala daerah yang kompromistis jika terkait pelanggaran terhadap aturan. “Jangan coba-coba merupiahkan otoritas ini,” begitulah kata-kata Anies yang sempat populer.

Beda Anies, beda Jokowi. Jokowi memilih untuk mengajak gabung partai-partai yang semula oposisi, jadi koalisi. Langkah Jokowi bisa dipahami sebagai upaya untuk kompromi di Senayan. Ini keputusan cerdas dan strategis.

Hanya masalahnya, harus mengorbankan janji politiknya di 2014: mengisi mayoritas kabinet dari kalangan profesional. Bagaimana kompromi macam ini? Serahkan saja kepada rakyat untuk menilai. Di pilpres 2019 akan bisa dilihat nilainya. Kendati ini bukan satu-satunya variabel penilaian.

Di dunia politik, pemimpin akan selalu dihadapkan pada situasi dilematis. Berkompromi atau konfrontasi. Itulah pilihannya. Di sinilah kemampuan dan kematangan berkomunikasi seorang pemimpin akan diuji. Apakah akan menyerah? Dengan bersepakat melanggar aturan. Atau konfrontatif?

Sehingga akan terus menerus terjadi rivalitas dan saling ancam. Terutama jika pemimpin itu bertipe temperamental. Lidahnya selalu basah dan produktif mengeluarkan kata-kata. Kasar lagi. Pemimpin seperti ini sempat menjadi model dekade lalu. Asal sering marah, publik menganggap dia bersih.

Yang ideal adalah pemimpin berpegang prinsip pada aturan, tapi tetap cerdas untuk melakukan komunikasi politik yang santun dan elegan. Bukan menggunakan aturan untuk mengancam pihak-pihak yang tak bisa diajak berkompromi. Akibatnya? Blunder!

Istilah kompromi juga sering bermakna “Sendiko dawuh”. Ini jika kompromi lahir dari bawah kepada yang di atas. Penyakit “sendiko dawuh” ini biasanya menular kepada pertama, orang yang fanatik dan mengultuskan seseorang. Menganggap tokohnya itu zero kesalahan. Malah titisan Tuhan. Pokoknya, “mati-urip nderek bapak”.

Kedua, orang yang dicukupi kepentingannya. Kenyang logistik. Khawatir kehilangan posisi. Munafik! Ketiga, orang yang takut, di antara faktornya karena tersandera. Maksudnya? Ya, tersandera kasus korupsi. Atau takut dibongkar rekaman aibnya.

Tak ada pilihan lain selain berkompromi. Suruh dukung, ya dukung. Persetan dengan harga diri. Tak peduli dengan nurani. Konstituen? Itu nomor dua belas. Yang penting? Cari selamat! Nah, kompromi model begini tampaknya sedang musim. Tak kompromi? Itu nekad. Sikat!

Tags: ImporKompromiKonstituen
Share16Tweet10Send
Previous Post

Raja Mohammed VI Beri Grasi Kepada Ratusan Tahanan di Hari Maulid Nabi

Next Post

Politisi AS Menuduh Trump Istimewakan Arab Saudi

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result