pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 20 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Warga Jabodetabek Sudah Bisa Menikmati MRT

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
25 March 2019
in Kolom
0
Tarif MRT akan Ditetapkan Senin Esok

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Saat ini, warga Jabodetabek sudah bisa menikmati transportasi publik Mode Raya Terpadu (MRT). Cukup 30 menit dari Lebak Bulus ke Bundaran HI. Kalau pakai mobil, bisa 1,5 jam. Hemat 1 jam.

Uji coba gratis MRT sudah dibuka tanggal 12-23 maret. Diperpanjang lagi gratisnya hingga 31 maret. Baru tanggal 1 April nanti bayar. Tentu atas ijin dan keputusan Anies Rasyid Baswedan, gubernur DKI. Jokowi “dihaturi” untuk ikut uji coba.

Selaku kepala negara, sekaligus sebagai mantan gubernur DKI. Bahkan Anies pun memberi panggung kepada Jokowi untuk meresmikannya. Sebuah bentuk “tatakrama” kapada seorang presiden dan mantan gubernur DKI 2012-2014.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Mengingat MRT adalah proyek strategis nasional. Jadi panggung capres nomor 01 dong? Anies tidak ada urusannya dengan pilpres. Kerja sesuai schedule yang beberapa tahun sebelumnya sudah ditetapkan. Mungkin sebelum jadual pilpres ada.

Disiplin dan komitmen mesti jadi prinsip seorang pejabat negara bekerja. Tak boleh terkontaminasi oleh kepentingan politik. Usai uji coba, Jokowi dikerubuti sejumlah penumpang. Pak Jokowi…Pak Jokowi… teriak mereka.

Tidak diketahui identas orang-orang yang teriak itu. Spontan, atau dipersiapkan. Menarik untuk diketahui siapa mereka. Kok? Biasanya tidak seperti itu.

Seringnya, kalau Jokowi dan Anies jalan bareng, teriakan yang sering keluar adalah Pak Anies…Pak Anies… Kali ini beda. Wajar kalau orang pada tanya: tidak seperti biasanya?

Lalu selfie. Biasa, seperti yang publik sering lihat. Soal ini Pak Jokowi gak mau ketinggalan. Punya hobi tersendiri. Selfie sudah jadi kegemaran presiden ke-7 ini.

Seperti dalam video yang viral, Anies tampak dicuekin. Ketika ditanya; kok bapak dicuekin? Tidak. Biasa saja, jawab Anies. Tak ada protes. Tidak bilang: “akan saya lawan”. Tidak juga.

Seorang pemimpin sejati tidak boleh baper. Kata-katanya terukur. Mikir dulu sebelum bicara. Bukan bicara dulu baru mikir. Di depan awak media, Jokowi meresmikan MRT.

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan bahwa MRT adalah keputusan politik dirinya bersama Ahok. Hah! Jokowi tak menyebut nama lain.

Anies, yang “nyumangga-aken” atau memberi kesempatan dan penghormatan kepada Jokowi untuk meresmikan MRT, tak sekalipun disebut namanya sebagai orang yang ikut terlibat dalam proyek MRT.

Apalagi gubernur-gubernur sebelumnya. Sutiyoso pun ikut hadir atas undangan Anies. Tak juga disebut namanya. Kok bisa? Bisa aja! Jangan kaget.

Beda Jokowi, beda Anies. Dalam sambutannya, Anies malah mengatakan “ijinkan kami mengucapkan terima kasih kepada para gubernur-gubernur sebelumnya yang ikut mengawal dan mendorong proses MRT ini.”

Kata “kami” saya kasih tanda untuk menunjukkan kelas peradaban dan adabnya sendiri. Seorang pemimpin mesti sering-sering menggunakan kata “kami”. Di situ ada pengakuan atas kerja bersama dan kebersamaan.

Pemimpin tidak sendiri bekerja, tapi banyak pihak yang terlibat dalam gagasan, perencanaan hingga pekerjaan. Itulah ‘kelas peradaban” seorang pemimpin.

Anies lalu menyebut satu persatu nama gubernur sebelumnya, Pak Sutiyoso, Pak Fauzi Bowo, Pak Jokowi, Pak Basuki Tjahaja Purnama (BTP).

Ketika nama BTP disebut, para pengunjung teriak Ahok…Ahok…Ahok… Dan Anies pun terdiam sejenak dengan tetap menjaga senyumnya. Reda, lalu Anies menyebut Djarot Saeful Hidayat.

Terjawab sudah siapa para pengunjung itu. Ahokers dan para pendukung Jokowi. Teriakan Ahok seolah jadi jawaban atas dugaan itu. Tentu, tak ada yang salah. Biasa aja.

Wajar jika sebelumnya publik bertanya: kenapa nama Jokowi dan Ahok bergema di situ. Tapi, ya Sudahlah. Namanya juga tahun politik. Apalagi beberapa hari lagi ada pemilihan presiden. Apa saja bisa dimanfaatkan jadi panggung politik.

Anies tetap sebut Djarot, meski yang bersangkutan memilih “plesiran” bersama keluarga daripada hadir dalam serah terima jabatan gubernur DKI. Diserahkan ke sekda yang dipasarahi jabatan gubernur hanya untuk satu malam sebelum jabatan itu diterima Anies. Lagi-lagi, seperti itulah seharusnya peradaban yang dibangun seorang pemimpin.

Karena sikap dan karakter beradabnya ini orang sering memanggil Anies Gubernur Indonesia. Gubernur rasa presiden. Malah ada yang mengira Anies adalah presiden Indonesia. Sepertinya itu adalah harapan dan doa.

Jelang pilpres, MRT seperti yang diduga banyak pihak sebelumnya, akan dijadikan barang jualan oleh Jokowi. Ternyata benar. Dan itu sah-sah saja. Karena Jokowi punya andil dalam proyek MRT ini. Hanya saja kurang cerdas. Dengan mengakui seolah itu hanya karya Jokowi-Ahok, justru Jokowi kehilangan simpati dari rakyat.

Sehari setelah itu, tanggal 25 maret, harian kompas menurunkan tulisan bahwa MRT itu ide dan gagasan BJ Habibi. Keputusan politik dan orang yang pertama kali memulai pekerjaan ini adalah Fauzi Bowo, gubernur DKI sebelum Jokowi. Nah…

Ini kronologi singkatnya. Tahun 2006, saat Sutiyoso gubernurnya, ada persetujuan pembiayaan dari gubernur Japan Bank For Internasional Corporation (JBIC) Kyosuke Sinozawa dan Dubes RI untuk Jepang Yusuf Anwar. 2008 PT MRT berdiri. Gubernur DKI saat itu Fauzi Bowo. 2010 design MRT dikerjakan. 2011 tender konstruksi dibuat. 2012 Ground Breaking MRT Lebak Bulus-HI. Ini masih di era Fauzi Bowo. Lalu di era Jokowi konstruksi MRT mulai dikerjakan. 2017-2018 era gubernur Anies, finalisasi pembebasan lahan dilakukan. 2019 MRT dituntaskan oleh Anies dan diresmikan.

Kalau saja Jokowi singgung ini, dan sebagai presiden ia mengucapkan terima kasih kepada Anies Baswedan dan gubernur-gubernur DKI sebelumnya, maka MRT akan jadi poin buat Jokowi. Sayangnya, kesempatan ini dimanfaatkan secara salah. Setidaknya, public communication Jokowi tak dikelola dengan baik. Akhirnya, malah blunder. Sayang sekali.

Ibarat dagangan, MRT itu barang bagus. Sayang, cara Jokowi menjual kurang bagus. Kualitas branded, dijual murah ala pasar tradisional. Apa yang kemudian terjadi? Tulisan Kompas justru jadi tamparan pedas buat elektabilitas Jokowi. Satu masalahnya: karena Jokowi kurang terbiasa mengakui prestasi orang lain. Di sinilah Jokowi seringkali kehilangan simpati.

Tags: Anies Baswedanmrt
Share16Tweet10Send
Previous Post

Pemilu Thailand: Partai yang Didukung Militer Unggul

Next Post

Saudi Berlakukan Visa Progresif bagi Jamaah Haji

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result