Moskwa, Gontornews — Islam berhasil berkembang pesat di Rusia. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa perkembangan Islam kontemporer di Rusia telah menjadi titik tolak sejarah politik Rusia seutuhnya. Hal ini membuktikan bahwa Islam ada dan berkembang di Rusia.
Rusia, awalnya adalah sebuah negara penganut paham komunis dan atheis yang sangat kental. Namun demikian, pascaruntuhnya Uni Soviet, Islam datang dan mulai memainkan peranan penting dalam perkembangan Rusia selanjutnya.
Pada awal abad ke-21, tepatnya saat Federasi Rusia terjadi, gerakan rohani dan keagamaan berhasil bangkit kembali di Rusia, termasuk Islam. Diawali dengan pembentukan berbagai organisasi Islam dan masjid sebagai tempat berkumpulnya umat.
Muslim Rusia berusaha keras mengorganisir struktur dan pengaturan masjid agar bisa tertib dan sesuai tujuan. Selain itu, Muslim Rusia menyadari bahwa Islam akan bangkit jika pendidikannya telah dibangkitkan pula.
Makanya, sampai tahun 2007, di Rusia telah tercatat ada 16 sekolah tinggi Islam telah berhasil mereka bangun. Tidak hanya itu, animo masyarakat Muslim Rusia juga cukup tinggi menyambut kedatangan Islam.
Hal itu terlihat jelas dengan maraknya gerakan kecintaan mereka dalam memperdalam Al-Qur’an. Mereka juga semangat berangkat ke tanah suci untuk haji dan umroh, juga menjadi jama’ah masjid untuk menghadiri shalat atau acara religius yang terselenggara.
Tidak berhenti disitu, meningkatnya proposal pembangunan masjid, ragam program acara Islami di radio dan televisi, serta maraknya restorasi pemakaian bahasa Arab dalam kehidupan mereka, menambah serentetan semangat yang dibawa kaum Muslim Rusia saat ini.
Program Islami pada televisi pemerintah Rusia, mnjadi hal yang paling dinanti kaum Muslimin setiap hari Minggu. Acara ‘Muslim’ merupakan tayangan khusus menceritakan tradisi, adat istiadat, dan budaya pemeluk Islam di Rusia.
Bukan cuma di televisi, radio pemerintah Rusia pun tak kalah hebat dan memiliki program serupa untuk umat Muslimnya. [Edithya Miranti]




















