pesanan-baju-kaos
33 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 16 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Urungkan Niat Rekonsiliasi, Prabowo Selamat

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
18 July 2019
in Kolom
0
Bom 212, Teror terhadap Elektabilitas Jokowi

foto: suara keadilan

Presiden Terpilih Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Sumber foto : ist)

Judul tulisan ini seolah menunjukkan Prabowo sudah punya niat dan tergoda untuk rekonsiliasi. Jawabannya, iya. Itu benar. Rekonsiliasi dalam pengertian politik, bukan moral. Artinya, merajut koalisi dan bagi-bagi kursi.

Sedang ada undertable transaction yang dinegosiasikan. Kabar dari panggung belakang sudah bocor dan banyak diketahui publik. Sejumlah pertemuan “rahasia” antara Prabowo dengan elit istana beserta isi materinya sudah sampai ke masyarakat. Begitu juga komunikasi antar tokoh partai.

Surat Prabowo ke Amien Rais dan Sohibul Iman menyisakan pertanyaan: kenapa hubungan mereka jadi formal begitu? Kenapa mendadak kaku? Tentu ini dibaca publik sebagai masalah.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Kenapa tidak panggil Amien Rais dan Sohibul Iman, ajak ketemu dan ngobrol. Kalau isi suratnya cuma pemberitahuan mau ketemu Jokowi, kenapa harus seformal itu? Ini semua dianggap publik sebagai sesuatu yang sangat ganjil. Aneh!

Kita tahu bahwa Amien Rais selama ini bersikap kekeh untuk menyuarakan oposisi. Kendati Ketua PAN, Zulkifli Hasan, cenderung memilih untuk merapat ke istana. Ada kesan Zulkifli menggunakan striker partai yaitu Bara Hasibuan yang rajin bermanuver untuk rekonsilasi. Jika saja PAN tidak bisa dijadikan kendaraan untuk oposisi bagi Amies Rais, pengaruh tokoh yang dikenal sebagai Bapak Reformasi ini masih cukup kuat terutama di kalangan Muhammadiyah untuk menggalang kekuatan oposisi.

Tapi, dengar kabar terbaru bahwa Amien Rais sudah mulai melunak. Tak sekeras dan segarang sebelumnya. Benarkah? Apa yang menyebabkan Amien Rais mulai melunak? Sudah lelah dan tak berdayakah? Atau ada deal? Kita tunggu saja kabar sebenarnya.

Sementara bagi PKS, oposisi harga mati. Bahkan Mardani Ali Sera, politisi PKS yang dikenal paling atraktif ini, sedang membuat manuver baru dengan menggemakan Tagar #KamiOposisi.

Publik tahu, Mardanilah yang pernah menggaungkan Tagar #2019GantiPresiden. Tagar ini sempat menggelegar di seantero Indonesia. Tagar ini juga disambut sejumlah lagu ciptaan dan aransemen si Alang. Selain juga bertebaran asesoris yang sangat meriah.

Gagal ganti presiden, PKS melalui Mardani Ali Sera kini menyuarakan oposisi. Ia mulai menggemakan Tagar #KamiOposisi. Kita tunggu lagu dan kaos bergambar oposisi dari Mardani. Apakah Tagar #KamiOposisi gemanya akan sebesar tagar #2019GantiPresiden?

Kenapa Mardani harus membuat Tagar #KamiOposisi? Apa urgensinya? Tidakkah partainya cukup pilih oposisi, dan gak perlu harus digaungkan. Yang penting berperan secara maksimal dan optimal sebagai oposisi, yaitu awasi pemerintah dan lakukan checks and balances. Jadi sparing partner pemerintah yang sehat sehingga demokrasi bangsa ini akan berjalan dengan baik.

Tagar #KamiOposisi sengaja digaungkan Mardani Ali Sera kemungkinan pertama, untuk menghadapi tekanan pihak-pihak tertentu yang tak ingin PKS oposisi. Baik tekanan di internal partai, maupun tekanan dari pihak luar. Emang ada tekanan? Mungkin tepatnya ada operasi. Ini bahasa yang lebih halus. Namanya juga partai, banyak kepala, pendapatnya bisa beda-beda. Belum lagi hatinya. Tak menutup kemungkinan ada yang masuk angin. Namanya juga godaan, ada saja yang tergiur.

Kedua, ingin mendapatkan dukungan dari publik. Jika saja PKS harus sendiri jadi oposisi, kalau rakyat memberikan dukungan, ini akan menguatkan daya tahan, kepercayaan diri dan juga peranannya di parlemen. Tak menutup kemungkinan setelah ambil oposisi sendirian, PKS akan dihajar oleh pihak-pihak tertentu dengan isu Islam radikal, aliran wahabi-salafi, terpapar ISIS, mengusung arabisasi, dan memperjuangkan khilafah. Dikirim 10-20 orang untuk demo setiap hari di depan kantor PKS. Pola ini sudah biasa dan rutin terjadi, terutama jelang pemilu dan ketika ada ketegangan antara PKS dengan partai yang lain. Terutama ketegangan dengan penguasa. Sampai di sini kita gak tahu, sampai kapan pola “black campaign” menjadi tradisi politik di Indonesia.

Kembali lagi soal Amien Rais dan PKS, mereka sudah clear. Pilih oposisi. Apakah ini yang menyebabkan hubungan dan komunikasi Prabowo dengan mereka jadi kaku? Kalau iya, berarti hipotesis bahwa Prabowo sedang menimbang-nimbang upaya rekonsiliasi politik semakin mayakinkan.

Meski Prabowo diindikasikan sudah ada niat dan tergoda, tapi keputusan untuk rekonsiliasi belum ketuk palu. Hambatan yang utama adalah karena PKS, sekutu partai Gerindra ini, menolak untuk gabung ke istana.   Ini yang dianggap jadi beban berat bagi Prabowo. Jika dipaksakan rekonsiliasi dengan istana, Prabowo akan kehilangan kawan sejatinya, yaitu PKS. Partai yang selama lima tahun belakangan ini setia menemani Gerindra dan Prabowo dalam duka dan keterpurukan.

Masih ada waktu untuk direnungkan dan dievaluasi. Dipertimbangkan efek politiknya untuk tahun-tahun ke depan bagi nasib Gerindra. Kalau nasib Prabowo sendiri sudah selesai. Peluangnya kedepan hanya bisa jadi begawan politik dan King Maker. Dengan catatan, jika Prabowo memutuskan untuk jadi oposisi. Jika tidak? Prabowo akan jadi tokoh yang tenggelam. Karena tak lagi ada yang percaya dan mendengar ucapannya. Jika Prabowo tenggelam, Gerindra pun tak menutup kemungkinan akan tenggelam juga. Sebab, Gerindra sangat bergantung kepada figur Prabowo. Tak ubahnya dengan nasib PBB, dan mungkin juga nasib Demokrat kedepan.

Bagi partai yang sedang tenggelam bersama figur pemimpinnya, satu-satunya jalan untuk menyelamatkannya adalah suksesi. Ganti pemimpin dengan figur baru yang lebih fresh dan tak kalah populisnya. Dengan catatan, pemimpin baru itu tidak didikte dan dibayang-bayangi oleh pemimpin lama yang tenggelam itu. Dan ini pernah saya sarankan ke PBB sebelum pilpres. Tak didengar, PBB pun tenggelam setelah gagal mencapai target minimal Parlementary Threshold di pilpres 2019.

Jadi, jika Prabowo ingin selamat, baik citra maupun posisioningnya sebagai tokoh yang berpengaruh, begitu juga dengan nasib Gerindra di masa depan, maka satu-satunya jalan dan pilihan adalah urungkan niat masuk dalam koalisi istana. Pilih oposisi, Prabowo akan jadi tokoh terhormat dan berpengaruh. Sekaligus bisa menyelamatkan nasib Gerindra untuk tahun-tahun yang akan datang.

Jakarta,17/7/2019

Share11Tweet7Send
Previous Post

Turki Berupaya Membebaskan Awak Kapal yang Ditangkap di Nigeria

Next Post

Menyibak Kriteria Fajar Shadiq

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

15 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

0
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

0
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

0
Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

0
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

0
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Resmi Diluncurkan Gontor pada Puncak Acara

15 September 2026
Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

Gelar Motivasi dan Sharing Session, Klinik Pendidikan MIPA Depok Sukses Hadirkan Ratusan Orang Tua Murid

15 September 2026
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

12 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result