Talaud, Gontornews — Gempa dengan kekuatan 4,2 SR mengguncang Sulawesi Utara (Sulut). Gempa berada di sekiyar 22 kilometer timur laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (11/9) pada pukul 13:10:35 Wita.
Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara Edward H. Mengko, mengatakan bahwa gempa yang terjadi siang tadi merupakan gempa ke dua atau gempa susulan.
“Sebelumnya gempa bermagnitudo 5,7 mengguncang kira-kira 14 kilometer sebelah tenggara Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, sekitar pukul 06:32:25 Wita,” jelasnya dikutip Antara.
Sementara itu, masih di hari Rabu, sekitar pukul 00.12 WIB dini hari, Gempa dengan kekuatan 4,8 skala richter (SR) juga mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu dini hari pukul 00.12 WIB. Namun gempa tidak berpotensi tsunami.
“Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi itu berkekuatan 4,8 SR dan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,34 LS dan 113,40 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 km barat daya kota Jember, Jawa Timur pada kedalaman 10 kilometer,” kata Musripan, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang.
Ia menjelaskan, lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi di Jember merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng IndoAustralia dan Eurasia.
Getaran gempa bumi itu dilaporkan telah dirasakan di daerah Blitar, Trenggalek, Malang, Lumajang, Banyuwangi dalam skala intensitas II – III MMI.[Devi Lusianawati]
Sumber foto : BMKG





















