10
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 12 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Perempuan dan Narasi Kesusastraan Indonesia Kontemporer

Dr Ita Rodiah MHum

Edithya Miranti by Edithya Miranti
15 December 2019
in Risalah
0
Perempuan dan Narasi Kesusastraan Indonesia Kontemporer

Tangerang, Gontornews — Pengaruh kecenderungan genre sastra dalam dunia imajinatif akan semakin terlihat jika sistem nilai dalam dunia realitas  juga semakin opresif dan persuasive.

Dengan menggunakan beberapa argumentasi akademik yang telah dikemukakan oleh komunitas akademik lainnya, melalui pendekatan kajian budaya, Dr Ita Rodiah membantah beberapa teori sebelumnya yang menjelaskan bahwa karya sastra terlepas dari dunia realitas.

Sebuah karya akademik menarik ini telah diuji langsung oleh Prof Dr Azyumardi Azra, MA, Prof Dr Ahmad Thib Raya, MA, serta beberapa penguji berkompeten lainnya.

Ita, peraih Magister Humaniora di Universitas Indonesia, menegaskan bahwa dirinya menentang pendapat beberapa tokoh yang menilai bahwa teks sastra adalah benda budaya otonom (autonomy for art, autotelic artifact, autonomous objects , the work itself, literature qua literature) yang bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Sehingga ia tidak bergantung pada apa pun yang berada di luar teks sastra (disconnected to culture and context).

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Selain itu, wanita kelahiran 2 Februari 1984, ini juga membantah pendapat David Hill Radcliffe (dalam Romanticism and Genre: Theory and Practice, 2012) yang menilai bahwa sastra hanya sebatas epiphenomenon.

Epiphenomenon adalah sastra sebagai gejala kedua dan hanya berharga dalam kaitannnya dengan faktor-faktor di luar sastra. Oleh karenanya sastra tidak dianggap utama.

Wanita cantik yang aktif bergabung dengan Perusahaan Konsultan Migas dan PT Perusahaan Gas Negara ini dalam penelitiannya justru mendukung perpektif strukturalisme genetik Pierre Bourdieu (Outline of A Theory of Practice, 1977, Practical Reason: On The Theory of Action, 1998, Distinction: A Social Critique of The Judgement of Taste, 1984, An Invitation to Reflexive Sociology, 1992, dan lainnya).

“Mereka semua adalah kalangan yang menilai bahwa terdapat keterkaitan antara opresi sistem kultural dengan teks sastra (imaginary works) dalam hubungan dualitas yang saling mempengaruhi,” terang Ita.

Model ini berupaya untuk mengeksplorasi dan mengungkap makna dan nilai dalam karya sastra (understanding ofmeaning and value) yang berhadapan dengan opresi sistem kultural dan dominasi kekuasaan tersebut.

Berdasarkan asumsi teoritik Bourdieu, Cixous, dan Hall, penelitian ini menganalisa adanya kecenderungan penegasan identitas (gender identity).

Sebagai tanggapan evaluatif dan imajinatif terhadap opresi sistem kultural yang terrefleksi dalam praktik menulis feminine pada genre Sastra Feminis Islam dan Sastra Wangi.

Karya sastra dan dominasi budaya ditempatkan dalam hubungan dualitas yang saling mempengaruhi, dengan upaya eksplorasi tanpa jatuh pada eksploitasi dalam rumah bahasa yang diciptakannya.

Sumber data primer dalam penelitian ini adalah data pustaka yaitu Novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah el-Khalieqy sebagai bentuk representasi genre Sastra Feminis Islam. Ditambah lagi  Novel Saman karya Ayu Utami sebagai bentuk representasi genre Sastra Wangi.

Temuan dalam penelitian dengan mengeksplorasi kedua genre dalam Sastra Kontemporer Indonesia ini mengerucut pada satu kesimpulan. “Semakin opresif dan persuasif sistem nilai dalam dunia realitas semakin terlihat pada kecenderungan genre sastra dalam dunia imajinatif,” ujar putri dari pasangan Muhammad Tadjudin Anshary dan Yoyoh Anshary.

Internalisasi penulis perempuan terhadap sistem nilai tersebut dimanifestasikan dalam kecenderungan yang berbeda. Semakin opresif sistem nilai dalam suatu kebudayaan tertentu ditanggapi penulis perempuan dalam narasinya dengan bentuk frontal konfliktual yang melahirkan genre Sastra Feminis Islam.

Sebaliknya semakin longgar sistem nilai tersebut ditanggapinya dengan bentuk kompromis-dialogis yang melahirkan genre Sastra Wangi yang disertai dengan karakteristiknya masing-masing.

Terdapat tiga hal penting dalam penelitian perempuan dan narasi dalam Kesusastraan Indonesia Kontemporer dengan menggunakan pendekatan kajian budaya terhadap genre Sastra Feminis Islam dan genre Sastra Wangi.

Beberapa hal penting tersebut meliputi, Pertama, keterkaitan antara opresi sistem nilai dengan kecenderungan genre Sastra Feminis Islam dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah el Khalieqy.

Novel tersebut menunjukkan penegasan identitas perempuan (gender identity) yang mengarah pada frontal konfliktual. Hal itu dikarenakan opresi budaya dominan sangat kuat-rigid serta latar sosial kultural el Khalieqy yang masih memegang teguh nilai-nilai (agama dan moral).

Kedua, keterkaitan antara opresi sistem nilai dengan kecenderungan genre Sastra Wangi dalam novel Saman karya Ayu Utami. Novel tersebut berisikan penegasan identitas perempuan yang mengarah pada kompromis-dialogis.

Penyebabnya karena opresi budaya dominan lebih longgar dan latar sosial kultural Utami yang menganut nilai-nilai (modernisme dan kebebasan).

Ketiga, opresi sistem nilai tersebut memiliki implikasi terhadap kecenderungan genre Sastra Feminis Islam dan Sastra Wangi dalam Kesusastraan Indonesia Kontemporer.

Eksplorasi penemuan wanita asal Jawa Barat ini dilakukan dengan tiga tahap. Pertama, operasi kerangka teoritik perspektif strukturalisme genetik Pierre Bourdieu, ‘l’ecriture feminine Héléne Cixous, dan konsep identity Stuart Hall dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban.

Metode yang digunakan berupa qualitative research-verstehen yang bersifat deskriptif-analisis dan induktif. Sehingga ditemukan keterkaitan opresi sistem nilai terhadap penegasan identitas perempuan yang memilih cara radikal dalam berhadapan dengan opresi tersebut.

Kedua, operasi kerangka teoritik perspektif strukturalisme genetik yang sama, namun dalam Novel Saman karya Ayu Utami dengan metode serupa.

Operasi ini menemukan adanya keterkaitan antara opresi sistem nilai tersebut terhadap kecenderungan penegasan identitas perempuan yang memilih cara kompromis dalam berhadapan dengan opresi tersebut.

Ketiga, Novel Perempuan Berkalung Sorban dan Novel Saman dilihat dari kajian budaya (cultural studies), di dalamnya ditemukan keterkaitan (inner dialectical) antara opresi sistem nilai dengan kecenderungan genre Sastra Indonesia Kontemporer. Kecenderungan tersebut termanifestasi ke dalam genre Sastra Feminis Islam dan Sastra Wangi.

Penerapan kerangka teoritis Pieere Bourdieu, Héléne Cixous, dan Stuart Hall, dengan pendekatan kajian budaya dapat menjawab skeptisisme terhadap beberapa konsep yang ada selama ini.

Diantaranya konsep autotelic artifact, fine arts, l’art pour l’art, autonomous objects, autonomy for art, art for art’s sake, autonomous, autonomy, intentional fallacy dan affective fallacy, close reading, central unity, literary text itself, literature qua literature, dan the work it self.

Konsep-konsep di atas melihat bahwa karya sastra dapat memenuhi kebutuhannya sendiri (self sufficient), sehingga ia tidak bergantung pada apapun yang berada di luar teks sastra (disconnected to cultural and contextual). “Konsep tersebut juga telah meragukan konsep epiphenomenon, sehingga sastra tidak dianggap utama,” tutupnya. <Edithya Miranti>

Biodata Singkat

Nama                                    : Dr Ita Rodiah, MHum

Tanggal Lahir                       : 02 Februari 1984

Ayah                                      : Muhammad Tadjudin Anshary

Ibu                                         : Yoyoh Anshary

Pendidikan                           :

  1. Tahun 2008, Sarjana Sastra di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  2. Tahun 2010, Magister Humaniora dengan konsentrasi studi Ilmu Susastra pada Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya, Universitas Indonesia (FIB UI).
  3. Tahun 2014, Doktor pada konsentrasi studi Bahasa dan Sastra Islam pada Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Aktifitas                               :

  1. Tahun 2003-2004 mengabdikan di Pondok Pesantren Modern Dar al ‘Ulum Lido
  2. Tahun 2011-2014 Dosen pada Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di beberapa kampus Jakarta dan Bogor.
  3. Tahun 2014, bergabung dengan Perusahaan Konsultan Migas dan PT Perusahaan Gas Negara
Tags: Dr Ita Rodiah MHumSastra FeminisSastra wangi
Share92Tweet58Send
Previous Post

Implementasi Kebijakan PAI pada SMA di Jakarta

Next Post

Lawan Sanksi AS Turki Lanjutkan Sistem S-400

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result